Gunung Ibu Kembali Erupsi Malam Ini (Rabu, 4 Februari 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Ibu di Maluku Utara kembali erupsi pada Rabu (4/2/2026) pukul 22.12 WIT. Dalam sepekan terakhir, Gunung Ibu sudah erupsi 21 kali.
Melansir informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai 400 meter di atas puncak (1.725 meter di atas permukaan laut).
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah selatan. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi 57 detik.
(Baca: Bencana Alam Merusak 220 Ribu Bangunan di Indonesia pada 2025)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Ibu di Level II (Waspada). Pengamatan kegempaan pada 4 Februari 2026 pukul 00.00-23.59 WIT menunjukkan terjadi 113 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 13-28 milimeter dan lama gempa 34-68 detik.
Kemudian, 1 kali gempa hembusan dengan amplitudo 4 milimeter dan lama gempa 36 detik serta 7 kali harmonik dengan amplitudo 4-10 milimeter dan lama gempa 44-83 detik.
PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 2 kilometer dan perluasan sektoral berjarak 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara kawah aktif Gunung Ibu.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 472 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (250 kali letusan) sedangkan Gunung Ibu erupsi 190 kali.
(Baca: Sempat Melonjak, Jumlah Kejadian Bencana Alam di RI Turun pada 2024)