Gunung Ibu Kembali Erupsi Malam Ini (Rabu, 25 Februari 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Ibu di Maluku Utara kembali erupsi pada Rabu (25/2/2026) pukul 00.31 WIT. Dalam sepekan terakhir, Gunung Ibu sudah erupsi 15 kali.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai 400 meter di atas puncak atau 1.725 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang ke arah tenggara. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 13 milimeter dan durasi 42 detik.
(Baca: Masih Ada 381 Hotspot Risiko Tinggi Karhutla di Indonesia pada Awal 2023)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Ibu di Level II (Waspada). Pengamatan kegempaan pada 25 Februari 2026 pukul 00.00-23.59 WIT menunjukkan terjadi 110 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 12-28 milimeter dan lama gempa 39-68 detik.
Kemudian, 3 kali gempa hembusan dengan amplitudo 3-7 milimeter dan lama gempa 37-40 detik serta 7 kali harmonik dengan amplitudo 8-18 milimeter dan lama gempa 37-40 detik.
PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 2 kilometer dan perluasan sektoral berjarak 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara kawah aktif Gunung Ibu.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 760 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (398 kali letusan) sedangkan Gunung Ibu erupsi 316 kali.
(Baca: 5 Provinsi dengan Titik Panas Karhutla di Ekosistem Gambut Terbanyak sampai Agustus 2025)