Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase penduduk miskin Kabupaten Manokwari Selatan tahun 2025 sebesar 26,52 persen. Angka ini turun sedikit 0,31 poin persen dari tahun 2024 yang tercatat 26,83 persen. Sementara jumlah penduduk miskin di wilayah ini tercatat 7.750 jiwa, naik sedikit 110 jiwa dibandingkan tahun sebelumnya.
Selama periode 2015 sampai 2025, persentase kemiskinan wilayah ini pernah mencapai nilai tertinggi pada 2015 sebesar 34,33 persen. Nilai terendah tercatat pada tahun 2025. Posisi rank nasional wilayah ini bergeser dari urutan 19 pada awal periode, hingga menetap di sekitar urutan 27 pada tahun 2025 secara nasional.
(Baca: Kepadatan Penduduk Indonesia Periode 2013-2024)
Kabupaten Fak Fak
Berada di urutan 54 nasional untuk persentase kemiskinan, wilayah ini mencatat angka 19,86 persen. Jumlah penduduk miskin tercatat 17.040 jiwa dengan pertumbuhan turun 3,57 persen. Garis kemiskinan ditetapkan sebesar 754,62 ribu rupiah per kapita per bulan, sedangkan pendapatan per kapita masyarakat mencapai 71,79 juta rupiah per tahun dengan pertumbuhan 2,58 persen.
Kabupaten Manokwari
Pada urutan 61 nasional, persentase kemiskinan tercatat 17,38 persen, menjadi salah satu terendah di kelompok wilayah perbandingan. Jumlah penduduk miskin mencapai 31.720 jiwa, mengalami penurunan 4,72 persen. Garis kemiskinan sebesar 849,55 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita masyarakat 57,89 juta rupiah per tahun.
(Baca: Persentase Penduduk Miskin di Perdesaan di Papua Barat Daya | 2025)
Kabupaten Teluk Bintuni
Urutan 33 nasional untuk tingkat kemiskinan, angka persentase tercatat 25,34 persen. Jumlah penduduk miskin mencapai 18.480 jiwa dengan penurunan 4,40 persen. Garis kemiskinan ditetapkan 810,64 ribu rupiah per kapita per bulan, sedangkan pendapatan per kapita wilayah ini mencapai 621,19 juta rupiah per tahun, menempati urutan 4 tertinggi secara nasional.
Kabupaten Teluk Wondama
Berada di urutan 24 nasional, persentase kemiskinan tercatat 27,57 persen. Jumlah penduduk miskin tercatat 10.160 jiwa dengan penurunan 1,36 persen. Garis kemiskinan sebesar 766,19 ribu rupiah per kapita per bulan, sedangkan pendapatan per kapita masyarakat mencapai 41,28 juta rupiah per tahun dengan pertumbuhan 1,33 persen.
Kabupaten Pegunungan Arfak
Pada urutan 12 nasional, persentase kemiskinan tercatat 30,88 persen menjadi tertinggi di kelompok perbandingan. Jumlah penduduk miskin mencapai 11.860 jiwa dengan penurunan 0,08 persen. Garis kemiskinan ditetapkan 785,15 ribu rupiah per kapita per bulan, sedangkan pendapatan per kapita hanya 9,12 juta rupiah per tahun, berada di urutan 512 secara nasional.