Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat PDRB ADHK Sektor Perdagangan Besar dan Eceran serta Reparasi Mobil dan Sepeda Motor Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara mencapai 213,96 Rp juta pada akhir tahun 2025. Nilai ini merupakan angka tertinggi sepanjang periode pencatatan sejak 2013, dengan total peningkatan sebesar 132,24% selama 13 tahun. Sepanjang periode observasi, data menunjukkan 11 kali periode pertumbuhan positif dan hanya 1 kali penurunan yang tercatat pada tahun 2020.
(Baca: Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) di Kalimantan Tengah | 2025)
Sepanjang riwayat data, kenaikan tahunan tertinggi terjadi pada tahun 2024 dengan pertumbuhan 11,88%, sedangkan satu-satunya kontraksi ekonomi pada sektor ini terjadi tahun 2020 turun 3,00%. Rata-rata pertumbuhan 3 tahun terakhir mencapai 7,84%, angka ini lebih baik dibanding rata-rata pertumbuhan 5 tahun terakhir yang hanya 6,19% serta rata-rata seluruh periode sebesar 7,37%. Posisi ranking wilayah ini di Pulau Maluku tetap di peringkat 17 sejak tahun 2015 hingga 2025, sementara ranking nasional berada di posisi 471.
Pada tahun 2025, sektor perdagangan Kabupaten Pulau Taliabu mencatat pertumbuhan tahunan sebesar 8,22%. Angka ini sedikit lebih tinggi dibanding rata-rata pertumbuhan 3 tahun terakhir. Nilai PDRB tahun 2025 juga tercatat berada di atas nilai rata-rata seluruh periode pencatatan yang mencapai 152,07 Rp juta. Tren linear pergerakan nilai sektor ini menunjukkan kenaikan konsisten sebesar 8,98 Rp juta setiap tahunnya selama periode pengamatan.
Kabupaten Kepulauan Tanimbar
Kabupaten Kepulauan Tanimbar wilayah Maluku menempati peringkat 16 di tingkat pulau untuk indikator yang sama pada tahun 2025, dengan nilai PDRB sektor perdagangan mencapai 222,59 Rp juta. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan tahunan sebesar 6,64%, dengan selisih kenaikan nilai sebesar 13,86 Rp juta dibanding tahun sebelumnya. Secara nasional, kabupaten ini berada di peringkat 470, satu peringkat lebih baik dibanding Kabupaten Pulau Taliabu. Nilai PDRB wilayah ini tercatat 8,63 Rp juta lebih besar dibanding catatan Kabupaten Pulau Taliabu pada periode yang sama.
Kabupaten Seram Bagian Timur
Kabupaten Seram Bagian Timur yang juga berada di wilayah Pulau Maluku menempati posisi peringkat 18 tingkat pulau untuk indikator PDRB sektor perdagangan tahun 2025. Wilayah ini mencatatkan nilai akhir sebesar 203,11 Rp juta, dengan pertumbuhan tahunan mencapai 7,58% dan kenaikan nilai sebesar 14,31 Rp juta dari tahun sebelumnya. Secara nasional kabupaten ini berada di peringkat 473, dua peringkat di bawah Kabupaten Pulau Taliabu. Pertumbuhan wilayah ini tercatat sedikit lebih rendah dibanding rata-rata 3 tahun terakhir Kabupaten Pulau Taliabu.
Kabupaten Sorong Selatan
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Tana Toraja | 2004 - 2025)
Kabupaten Sorong Selatan wilayah Pulau Papua menempati peringkat 16 tingkat pulau dengan nilai PDRB sektor perdagangan sebesar 223,32 Rp juta pada tahun 2025. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan tahunan sebesar 10,39% dengan kenaikan nilai sebesar 21,01 Rp juta dibanding periode tahun sebelumnya. Secara nasional kabupaten ini berada di peringkat 469, dua peringkat lebih baik dibanding Kabupaten Pulau Taliabu. Pertumbuhan tahunan wilayah ini tercatat lebih tinggi sebesar 2,17 poin persen dibanding catatan pertumbuhan Kabupaten Pulau Taliabu tahun 2025.
Kota Sabang
Kota Sabang wilayah Pulau Sumatera menempati peringkat 152 tingkat pulau untuk indikator yang sama tahun 2025, dengan nilai PDRB sektor perdagangan mencapai 224,32 Rp juta. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan tahunan sebesar 8,10% dengan selisih kenaikan nilai sebesar 16,80 Rp juta dari tahun sebelumnya. Secara nasional kota ini berada di peringkat 468, tiga peringkat lebih baik dibanding Kabupaten Pulau Taliabu. Nilai PDRB wilayah ini tercatat 10,36 Rp juta lebih besar dibanding catatan Kabupaten Pulau Taliabu pada periode yang sama.
Kabupaten Rote Ndao
Kabupaten Rote Ndao wilayah Nusa Tenggara dan Bali menempati peringkat 35 tingkat pulau untuk indikator PDRB sektor perdagangan tahun 2025. Wilayah ini mencatatkan nilai akhir sebesar 204,10 Rp juta, dengan pertumbuhan tahunan mencapai 12,99% dan kenaikan nilai sebesar 23,47 Rp juta dibanding tahun sebelumnya. Secara nasional kabupaten ini berada di peringkat 472, satu peringkat di bawah Kabupaten Pulau Taliabu. Pertumbuhan tahunan wilayah ini merupakan yang tertinggi diantara seluruh wilayah perbandingan yang tercatat.
Kabupaten Keerom
Kabupaten Keerom wilayah Pulau Papua menempati posisi peringkat 17 tingkat pulau untuk indikator PDRB sektor perdagangan tahun 2025. Wilayah ini mencatatkan nilai akhir sebesar 190,33 Rp juta, dengan pertumbuhan tahunan mencapai 3,72% dan kenaikan nilai sebesar 6,83 Rp juta dibanding tahun sebelumnya. Secara nasional kabupaten ini berada di peringkat 474, tiga peringkat di bawah Kabupaten Pulau Taliabu. Pertumbuhan tahunan wilayah ini tercatat sebagai yang terendah diantara seluruh wilayah pada daftar perbandingan.