- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat data historis jumlah sekolah SMA Provinsi Bengkulu selama periode 2018 hingga 2024 menunjukkan tren pertumbuhan konsisten. Pada tahun 2024 jumlah sekolah SMA di wilayah ini tercatat sebanyak 153 unit, mengalami penambahan 2 unit dibandingkan tahun 2023 berjumlah 151 unit. Selama kurun 7 tahun tercatat terjadi penambahan total 14 unit sekolah SMA sejak tahun 2018 yang hanya memiliki 139 unit sekolah.
(Baca: Harga Daging Ayam di Pasar Modern Periode Mei 2025-2026)
Berdasarkan data terbaru tahun 2024, dari total seluruh sekolah SMA di Bengkulu sebanyak 110 unit merupakan sekolah negeri dan 43 unit merupakan sekolah swasta. Sekolah negeri mencatat kenaikan 0,9% dibandingkan tahun sebelumnya, sedangkan sekolah swasta tumbuh 2,4% pada periode yang sama. Secara proporsi, 71,9% seluruh sekolah SMA di provinsi ini merupakan sekolah negeri, sedangkan sekolah swasta hanya menyumbang 28,1% dari total unit sekolah.
Untuk jumlah penduduk usia sekolah 16-18 tahun, BPS mencatat pada tahun 2023 terdapat sebanyak 100.900 jiwa pada kelompok usia ini di Bengkulu. Angka ini mengalami penurunan sekitar 1,8% jika dibandingkan 4 tahun sebelumnya yang pada tahun 2019 mencapai 102.700 jiwa. Secara peringkat nasional, jumlah penduduk usia sekolah SMA ini secara konsisten menempati urutan 27 hingga 28 dari seluruh provinsi di Indonesia sepanjang periode pengamatan.
(Baca: Sektor Utama Penggerak Perekonomian di Kota Banda Aceh pada 2025)
Pada tahun 2024, total jumlah guru SMA di Provinsi Bengkulu tercatat sebanyak 4.406 orang, mengalami kenaikan 2,8% dibandingkan tahun 2023 berjumlah 4.287 orang. Jumlah tenaga pendidik dan kepala sekolah di sekolah negeri tercatat tumbuh 3,5% menjadi 4.073 orang, sedangkan pada sekolah swasta justru mengalami penurunan sebesar 5,1% menjadi 333 orang pada tahun yang sama.
Dari seluruh indikator yang tercatat, pertumbuhan jumlah sekolah SMA di Bengkulu masih berjalan sejalan dengan pertumbuhan jumlah siswa yang juga meningkat 3,3% pada tahun 2024. Walaupun populasi usia sekolah cenderung menurun, angka partisipasi murni SMA di provinsi ini tetap stabil pada angka 69% pada tahun 2025 dengan pertumbuhan indikator sebesar 0,3%.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| PDB ADHK (Q4 2025) | 3.474,50 | +0.86 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17 | -0.03 | |
| Neraca perdagangan (Mar) | 3,32 | +160.82 | |
| Ekspor Migas (Mar) | 1,28 | +18.60 | |
| Impor Migas (Mar) | 3,17 | +58.74 | |
| Ekspor (Mar) | 22,53 | +1.62 | |
| Impor (Mar) | 19,21 | -8.08 | |
| Kunjungan Wisman (Feb) | 1,16 | -2.42 | |
| Inflasi yoy (Apr) | 2,42% | -1.06 | |
| Inflasi mom (Mar) | 0,41% | -0.27 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| NTP (Apr) | 112,29 | +0.43 |