Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Aceh Barat Daya pada tahun 2024 mencapai 177835 rupiah per kapita per bulan. Angka ini naik 6.2% dari tahun 2023 yang sebesar 167398 rupiah, dengan selisih pengeluaran sebesar 10437 rupiah. Informasi ini berasal dari data Susenas yang diolah oleh BPS.
Dari tahun 2018 hingga 2024, pengeluaran aneka barang dan jasa di Kabupaten Aceh Barat Daya mengalami perubahan yang jelas. Tahun 2018, pengeluaran mencapai 135957 rupiah, lalu turun 17.4% menjadi 112286 rupiah di tahun 2019. Tahun 2020, pengeluaran naik 29.8% menjadi 145715 rupiah, kemudian naik sedikit 4.8% menjadi 152697 rupiah di 2021. Tahun 2022, pengeluaran turun 8.4% menjadi 139810 rupiah, sebelum naik 19.7% di 2023 dan 6.2% di 2024. Pengeluaran tertinggi terjadi di tahun 2024, sedangkan terendah di tahun 2019.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan Besar untuk Rokok dan Tembakau di Kab. Wakatobi 2018 - 2024)
Pengeluaran aneka barang dan jasa sebesar 177835 rupiah per kapita per bulan ini menyumbang sekitar 15.4% dari total pengeluaran masyarakat Kabupaten Aceh Barat Daya pada tahun 2024, yang mencapai 1151163 rupiah per kapita per bulan. Dari data pendukung, pengeluaran terbesar di kategori aneka barang dan jasa adalah untuk makanan jadi (185758 rupiah per kapita per bulan), diikuti oleh rokok dan tembakau (141280 rupiah), perawatan (42598 rupiah), sabun mandi (49903 rupiah), dan kecantikan (25955 rupiah).
Berdasarkan data BPS, Kabupaten Aceh Barat Daya berada di peringkat 19 di antara kabupaten/kota seprovinsi Aceh untuk pengeluaran aneka barang dan jasa tahun 2024. Peringkat ini tetap sama dibandingkan tahun sebelumnya. Di tingkat pulau Sumatera, kabupaten ini berada di peringkat 119, dan se-Indonesia di peringkat 401. Dibandingkan dengan lima kabupaten/kota teratas seprovinsi, Kota Sabang berada di peringkat 1 dengan pengeluaran 429857 rupiah (pertumbuhan 5%), Kota Banda Aceh peringkat 2 dengan 397296 rupiah (1.4%), Kabupaten Bener Meriah peringkat3 dengan362409 rupiah (16.9%), Kabupaten Nagan Raya peringkat4 dengan350715 rupiah (-7.2%), dan Kota Lhokseumawe peringkat5 dengan310446 rupiah (18.7%).
Rata-rata pengeluaran aneka barang dan jasa selama tiga tahun terakhir (2022-2024) adalah 148947 rupiah per kapita per bulan, yang lebih tinggi dibandingkan rata-rata lima tahun terakhir (2019-2023) sebesar 143601 rupiah. Ini menunjukkan bahwa pertumbuhan pengeluaran dalam tiga tahun terakhir lebih baik dibandingkan periode lima tahun sebelumnya.
Kota Banda Aceh
Kota Banda Aceh memiliki total pengeluaran per kapita per bulan tahun 2024 sebesar 2402683 rupiah, naik 4.2% dari tahun sebelumnya. Pengeluaran non-makanan mencapai 1371277 rupiah (pertumbuhan5.8%), sedangkan pengeluaran makanan sebesar1031407 rupiah (pertumbuhan14.1%). Kota ini berada di peringkat1 seprovinsi Aceh untuk total pengeluaran, pengeluaran non-makanan, dan peringkat2 untuk pengeluaran makanan. Pengeluaran aneka barang dan jasa Kota Banda Aceh adalah tiga kali lipat dari Kabupaten Aceh Barat Daya, menunjukkan tingkat konsumsi yang lebih tinggi di wilayah ini.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Papua Pegunungan 2024 - 2024)
Kota Lhokseumawe
Kota Lhokseumawe memiliki total pengeluaran per kapita per bulan tahun2024 sebesar1692119 rupiah, naik5.2% dari tahun sebelumnya. Pengeluaran non-makanan mencapai893134 rupiah (pertumbuhan43.4%), sedangkan pengeluaran makanan sebesar798985 rupiah (pertumbuhan35.1%). Kota ini berada di peringkat3 seprovinsi Aceh untuk total pengeluaran, peringkat2 untuk non-makanan, dan peringkat8 untuk makanan. Pengeluaran aneka barang dan jasa Kota Lhokseumawe naik18.7% tahun ini, menjadi pertumbuhan tertinggi di lima kabkota teratas seprovinsi.
Kota Sabang
Kota Sabang memiliki total pengeluaran per kapita per bulan tahun2024 sebesar1654567 rupiah, turun10.2% dari tahun sebelumnya. Pengeluaran non-makanan mencapai764253 rupiah (pertumbuhan7.7%), sedangkan pengeluaran makanan sebesar890314 rupiah (pertumbuhan4.2%). Kota ini berada di peringkat5 seprovinsi Aceh untuk total pengeluaran, peringkat3 untuk non-makanan, dan peringkat4 untuk makanan. Meskipun total pengeluaran turun, pengeluaran aneka barang dan jasa Kota Sabang tetap berada di peringkat1 seprovinsi Aceh dengan nilai tertinggi.
Kabupaten Bener Meriah
Kabupaten Bener Meriah memiliki total pengeluaran per kapita per bulan tahun2024 sebesar1674833 rupiah, naik2.8% dari tahun sebelumnya. Pengeluaran non-makanan mencapai716407 rupiah (pertumbuhan34.6%), sedangkan pengeluaran makanan sebesar958426 rupiah (pertumbuhan32.4%). Kabupaten ini berada di peringkat4 seprovinsi Aceh untuk total pengeluaran, peringkat4 untuk non-makanan, dan peringkat3 untuk makanan. Pengeluaran aneka barang dan jasa Kabupaten Bener Meriah naik16.9% tahun ini, menjadi pertumbuhan tertinggi kedua di lima kabkota teratas seprovinsi.