Kemendikbud merilis data tentang 10 siswa yang berhasil lolos ke SMAN 8 Depok melalui jalur prestasi raport tahun 2025, berada di urutan 10 besar terbawah berdasarkan nilai akhir. Nilai ujian terstandar yang disajikan adalah nilai minimal yang diperoleh siswa ini, yaitu sebagian besar 220 poin dan satu siswa 210 poin. Nilai terstandar rendah ini bisa terbantu oleh nilai rapor yang tinggi selama bersekolah di sekolah asal, atau sebaliknya nilai terstandar tinggi bisa tertarik kebawah jika nilai rapor rendah. Rata-rata nilai ujian terstandar 10 siswa ini adalah 219 poin, dengan nilai terendah 210 poin di posisi TOP 10 terbawah.
Mulai tahun 2025, pemerintah daerah khususnya Jawa Barat, menerapkan skema baru dalam sistem penerimaan murid baru (SPMB) melalui jalur prestasi. Untuk jalur prestasi ke jenjang SMA, parameter seleksi tidak hanya mengandalkan nilai rapor sebagai hasil akhir.
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat kali ini melakukan uji tes terstandar bagi seluruh siswa yang mendaftar. Untuk SPMB jalur prestasi akademik rapor, pembobotannya adalah 50% nilai rata-rata rapor ditambah dengan 50% nilai hasil tes terstandar.
(Baca: Nilai Ujian Tes Terstandar Masuk ke SMA13 Kota Depok 2025)
Perubahan skema ini dilakukan sebagai tindak lanjut ditemukannya beberapa kasus pengelembungan nilai sehingga nilai rapor tidak lagi dianggap sebagai penilaian yang objektif. Untuk masuk lewat jalur prestasi, siswa wajib mengikuti tes terstandar versi Disdik Jabar dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) versi Kemendikdasmen.
Berikut ini adalah daftar siswa yang berhasil lolos masuk ke SMAN 8 DEPOK melalui jalur prestasi. Siswa yang ada dalam daftar ini mendapatkan nilai terbaik dalam ujian terstandar dan nilai raport di urutan 10 besar terbawah dilihat berdasarkan nilai akhir keseluruhan.
Kanaya Almira Ramadhina
Anak berprestasi dari SMP Negeri 3 Depok ini berhasil menempati urutan nilai ke-47 dalam seleksi masuk SMAN 8 Depok. Jarak dari tempat tinggalnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 4.21 km. Dalam ujian terstandar yang terdiri dari 30 soal (setiap soal bernilai 10), Kanaya memperoleh nilai 220 poin, yang berarti dia tidak berhasil menjawab dengan benar sebanyak 8 soal.
- Skor nilai raport: 462.727 poin
- Nilai ujian terstandar: 220 poin
- Nilai akhir: 341.36 poin
Audria Mahariza
Lulusan SMP Negeri 3 Depok ini berhasil lolos ke SMAN 8 Depok dengan urutan nilai ke-48. Jarak dari rumahnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 4.30 km. Dalam ujian terstandar, Audria memperoleh nilai 220 poin, yang menunjukkan dia tidak dapat memberikan jawaban yang tepat untuk 8 soal dari total 30 soal yang ada.
- Skor nilai raport: 463.636 poin
- Nilai ujian terstandar: 220 poin
- Nilai akhir: 341.82 poin
Hakam Kafka Bagaskoro
Asal dari SMP Negeri 11, Hakam berhasil menempati urutan nilai ke-49 dalam seleksi masuk SMAN 8 Depok. Jarak dari tempat tinggalnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 3.83 km. Dalam ujian terstandar, dia memperoleh nilai 220 poin, yang berarti ada 8 soal yang tidak dijawab dengan benar olehnya.
- Skor nilai raport: 452.364 poin
- Nilai ujian terstandar: 220 poin
- Nilai akhir: 336.18 poin
Yanchrisnaldi Harrel Timothy
Lulusan SMP Negeri 1 Depok ini lolos ke SMAN 8 Depok dengan urutan nilai ke-50. Jarak dari rumahnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 4.82 km. Dalam ujian terstandar, Yanchrisnaldi memperoleh nilai 220 poin, yang menunjukkan dia tidak berhasil menjawab dengan benar sebanyak 8 soal.
- Skor nilai raport: 457.091 poin
- Nilai ujian terstandar: 220 poin
- Nilai akhir: 338.55 poin
(Baca: Daftar 10 Siswa Lolos Ujian Masuk SMA2 Kota Depok 2025)
Syeza Naurah Izzati Jauza
Anak berprestasi dari SMP Pgri 1 ini berhasil lolos ke SMAN 8 Depok dengan urutan nilai ke-51. Jarak dari tempat tinggalnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 3.71 km. Dalam ujian terstandar, Syeza memperoleh nilai 220 poin, yang berarti ada 8 soal yang tidak dijawab dengan tepat olehnya.
- Skor nilai raport: 454.682 poin
- Nilai ujian terstandar: 220 poin
- Nilai akhir: 337.34 poin
Muhammad Rezky Febrian
Asal dari SMP Negeri 3 Depok, Rezky berhasil menempati urutan nilai ke-52 dalam seleksi masuk SMAN 8 Depok. Jarak dari rumahnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 3.89 km. Dalam ujian terstandar, dia memperoleh nilai 220 poin, yang menunjukkan dia tidak dapat memberikan jawaban yang benar untuk 8 soal.
- Skor nilai raport: 454.727 poin
- Nilai ujian terstandar: 220 poin
- Nilai akhir: 337.36 poin
Fatia Adelia
Lulusan SMP IT Rahmaniyah ini lolos ke SMAN 8 Depok dengan urutan nilai ke-53. Jarak dari tempat tinggalnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 4.55 km. Dalam ujian terstandar, Fatia memperoleh nilai 220 poin, yang berarti dia tidak berhasil menjawab dengan benar sebanyak 8 soal.
- Skor nilai raport: 451.122 poin
- Nilai ujian terstandar: 220 poin
- Nilai akhir: 335.56 poin
Lintang Viola Azzahra
Anak berprestasi dari SMP Negeri 6 Depok ini berhasil lolos ke SMAN 8 Depok dengan urutan nilai ke-54. Jarak dari rumahnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 2.39 km. Dalam ujian terstandar, Lintang memperoleh nilai 220 poin, yang menunjukkan ada 8 soal yang tidak dijawab dengan tepat olehnya.
- Skor nilai raport: 451.182 poin
- Nilai ujian terstandar: 220 poin
- Nilai akhir: 335.59 poin
Sheza Almahyra Anindya
Asal dari SMP Negeri 5 Depok, Sheza berhasil menempati urutan nilai ke-55 dalam seleksi masuk SMAN 8 Depok. Jarak dari tempat tinggalnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 6.82 km. Dalam ujian terstandar, dia memperoleh nilai 220 poin, yang menunjukkan dia tidak dapat memberikan jawaban yang benar untuk 8 soal.
- Skor nilai raport: 449.273 poin
- Nilai ujian terstandar: 220 poin
- Nilai akhir: 334.64 poin
Aisyah Zievara Yain
Lulusan SMP Negeri 3 Depok ini lolos ke SMAN 8 Depok dengan urutan nilai ke-56. Jarak dari rumahnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 3.17 km. Dalam ujian terstandar yang terdiri dari 30 soal, Aisyah memperoleh nilai 210 poin, yang menunjukkan dia tidak berhasil menjawab dengan benar sebanyak 9 soal.
- Skor nilai raport: 472.091 poin
- Nilai ujian terstandar: 210 poin
- Nilai akhir: 341.05 poin