Harga Perak Pagi Hari Diperdagangkan US$87,548 /Troy Ons (Rabu, 13 Mei 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Investing.com mencatat harga perak pada hari ini turun 0,38% menuju level US$ 87,548 per troy ons. Penurunan harga ini termasuk yang cukup tinggi dibandingkan rata-rata pergerakan harga dalam sepekan terakhir.
Harga perak mengalami lonjakan tertinggi minggu ini pada Senin, 11 Mei 2026 sebesar 6,8%. Sedangkan, perdagangan terhitung sejak awal tahun menguat dengan pertumbuhan tahun berjalan (year to date) sebesar 23,28%.
(Baca: Harga Karet Tsr20 - Rubber Tsr20 Futures - Naik Menuju Level US$222,6 /100 Kg (Selasa, 12 Mei 2026))
Kondisi saat ini serupa dengan pergerakan harga perak dalam satu hari terakhir yang sedang dalam tren naik.
Seminggu terakhir, pergerakan harga perak tumbuh 18,98% dengan rata-rata harga transaksi harian adalah US$82,886 per troy ons. Perhitungan Katadata Insight Center (KIC), dalam setahun berjalan (year-to-date/ytd), harga perak tersebut telah naik 23,28%. Bahkan dari harga tertingginya tahun ini di US$115.15 per troy ons, harga perak telah turun 23.97%.
Secara tahunan, rata-rata perdagangan harga perak dalam lima tahun terakhir dalam tren naik. Sementara itu, untuk pantauan harga secara bulanan, transaksi dalam 12 bulan terakhir cenderung naik. Tertinggi, harga rata-rata bulanan komoditas perak pernah tercatat yakni pada Januari 2026 diharga US$93,97 per troy ons.
Menurut catatan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), beberapa daerah penghasil perak di Indonesia di antaranya Kabupaten Bengkalis (Riau), Kota Bontang (Kalimantan Timur), Pulau Laut (Kalimantan Selatan), Kabupaten Sambas (Kalimantan Barat), dan Kabupaten Bolaang Mongondow (Sulawesi Utara).
(Baca: Harga Tembaga Naik Menuju Level US$6,64 /Pon (Rabu, 13 Mei 2026))
Indonesia memiliki cadangan bijih perak sebanyak 2,8 miliar ton pada 2020. Umur cadangan ini diperkirakan sampai dengan 214 tahun (2234).