Dari rekapitulasi data Covid nasional, terdapat 113 kabupaten/kota yang secara agresif melakukan pemeriksaan jumlah spesimen diperiksa di atas rata-rata nasional. Data per Senin, 13 Februari 2023, rata-rata pemeriksaan nasional tercatat 100,86 spesimen per minggu.
Urutan lima teratas dimulai dari yang terbesar adalah kota Cirebon, Karawang, Kediri, Mimika dan Sukabumi dengan masing-masing angka spesimen per minggu 932 spesimen per minggu, 894 spesimen per minggu, 780 spesimen per minggu, 769 spesimen per minggu dan 723 spesimen per minggu.
Kota Cirebon berada di urutan pertama. Dengan jumlah penduduk 322,25 ribu jiwa, jumlah spesimen diperiksa di tempat ini tercatat 932 spesimen per minggu. Adapun angka positive rate terakhir adalah 0,3 persen. Positive rate di wilayah ini telah turun dibandingkan rasio pada pekan sebelumnya.
Di urutan berikutnya Karawang. Dalam upaya menangkal pandemi Covid-19, jumlah spesimen diperiksa sebanyak 894 spesimen per minggu. Sedangkan untuk positive rate di wilayah ini tercatat 0,67 persen atau telah turun dibandingkan persentase pekan sebelumnya.
Kemudian, Kediri mencatatkan pemeriksaan 780 spesimen per minggu, Mimika dengan jumlah penduduk 224,41 ribu jiwa, pemeriksaan jumlah spesimen diperiksa tercatat 769 spesimen per minggu serta untuk pemeriksaan jumlah spesimen diperiksa di Sukabumi tercatat 723 spesimen per minggu.
Mengantisipasi dampak Omciron di berbagai wilayah, berdasarkan rekapitulasi data Covid nasional, terdapat 94 kabupaten/kota di Indonesia yang secara aktif melaporkan jumlah spesimen diperiksa harian dengan angka lebih tinggi dari sebelumnya. Sedangkan, 104 kabupaten/kota lainnya mencatatkan jumlah spesimen diperiksa lebih rendah dibandingkan pemeriksaan pekan sebelumnya.
Wilayah di luar Jawa dengan angka jumlah spesimen diperiksa terbanyak beberapa di antaranya adalah Mimika, kota Palangkaraya dan kota Kupang dengan masing-masing jumlah spesimen diperiksa yakni 769 spesimen, 722 spesimen dan 655 spesimen.
Meski penularan Covid-19 di sebagian wilayah telah turun, pemerintah mengimbau agar semua orang tetap ikut mengurangi transmisi Covid-19 dengan selalu memakai masker, menjaga jarak, serta sering mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir. Tak berkerumun dan mengurangi mobilitas turut berkontribusi menekan laju penularan virus corona.