Produk Utama yang Diekspor Indonesia ke Nigeria pada 2023
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Indonesia membukukan ekspor dengan Nigeria US$ 498,3 juta data per Desember 2023. Nilai tersebut naik 8,38% dibandingkan ekspor tahun sebelumnya yang tercatat US$ 459,79 juta.
Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Nigeria, ekspor dalam 10 tahun terakhir jumlahnya telah cukup banyak berkurang. Terendah ekspor Indonesia adalah US$ 310,82 juta dan untuk ekspor tertinggi di angka US$ 648,62 juta.
(Baca: Nilai Ekspor Benang Tenun Kain Tekstil dan Hasil Hasilnya Provinsi Banten Juli 2025)
Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diekspor ke Nigeria, 38 produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Selain itu menurut data Trademap, ke negara ini terdapat 61 produk utama Indonesia yang diekspor setiap tahun. Dengan kata lain, produk-produk tersebut merupakan andalan ekspor Indonesia ke Nigeria. Lainnya, sebagian besar produk merupakan ekspor produk yang juga banyak diekspor ke negara lain.
Berikut ini adalah daftar lima produk utama yang diekspor Indonesia ke Nigeria. Urutan ini disusun mulai dari transaksi dengan nilai yang terbesar.
- Animal, vegetable or microbial fats and oils and their cleavage products
- Paper and paperboard
- Pharmaceutical products
- Miscellaneous edible preparations
- Electrical machinery and equipment and parts
Masuk dalam kode HS 15, Animal, vegetable or microbial fats and oils and their cleavage products merupakan kelompok produk barang ekspor yang dikategorikan bersama dengan prepared edible fats dan. Ekspor produk ini ke Nigeria berada di urutan pertama. Dari negara ini, Indonesia mengekspor US$ 160,82 juta. Nilai ekspor Animal, vegetable or microbial fats and oils and their cleavage products; prepared edible fats; ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 137,1 juta.
Di urutan kedua, ekspor Indonesia paling banyak adalah produk Paper and paperboard. Nilai ekspor dari Nigeria pada 2023 tercatat US$ 88,02 juta. Angka ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 64.926 ribu.
Pharmaceutical products dalam kategori produk dengan kode HS 30. Indonesia mengekspor US$ 51,96 juta, naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 47.971 ribu. Tujuan ekspor Indonesia untuk memasarkan produk ini ada satu negara. Ekspor Pharmaceutical products ke Nigeria tercatat merupakan yang terbesar. Lima negara lain yang menjadi sumber ekspor Pharmaceutical products adalah United States of America, Germany, Belgium, Switzerland dan China.
(Baca: Produk Utama yang Diekspor Indonesia ke Malaysia pada 2023)
Indonesia juga banyak mengekspor Miscellaneous edible preparations ke Nigeria. Nilai ekspor produk ini sebanyak US$ 46,17 juta. Jumlah ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 46.850 ribu. Tujuan ekspor Indonesia untuk memasarkan produk ini ada satu negara. Ekspor Miscellaneous edible preparations ke Nigeria tercatat merupakan yang terbesar. Lima negara lain yang menjadi sumber ekspor Miscellaneous edible preparations adalah United States of America, China, Germany, United Kingdom dan France.
Masuk dalam kode HS 85, Electrical machinery and equipment and parts merupakan kelompok produk barang ekspor yang dikategorikan bersama dengan sound recorders and reproducers, television. Indonesia mengekspor sebanyak US$ 19,07 juta, lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 21.734 ribu. Data Trademap memperlihatkan aktivitas dagang Indonesia mengekspor Electrical machinery and equipment and parts ke -4 negara. Ekspor Electrical machinery and equipment and parts ke negara ini merupakan yang terbesar. Negara lain yang masuk lima besar tujuan ekspor adalah China, United States of America, Hong Kong, China, Germany dan Singapore.