Virus Covid-19 varian Omicron (B.1.1.529) di dunia semakin menyebar dan telah mencapai 5,92 juta kasus pada Rabu, 28 Desember 2022. Ghana mencatatkan penambahan kasus Omicron tertinggi di dengan pertumbuhan mingguan mencapai 21 persen. Di negara ini, GISAID mencatat jumlah penambahan kasus Omicron sebanyak 1.763 jiwa. Secara harian kasus di wilayah ini turun 0,06 persen dibandingkan hari sebelumnya.
(Baca: Kematian karena Covid-19 di Afrika Seminggu Delapan Jiwa, Tertinggi di Tunisia)
Berikutnya adalah Cina (RRC - Tiongkok) yang mencatatkan penambahan kasus Omicron 16,55 persen lebih tinggi dibandingkan pekan lalu. Sedangkan untuk data harian, penambahan kasus Omicron di negara ini naik 5,52 persen dibandingkan kemarin.
Kemudian, penambahan kasus Omicron di Spanyol naik 7,01 persen menjadi 87.903 kasus dibandingkan pekan sebelumnya, penambahan kasus Omicron di Brunei Darussalam naik 6,32 persen menjadi 4.036 kasus dibandingkan pekan sebelumnya dan Thailand dengan penambahan kasus Omicron 22.036 kasus (naik 5,04%)
(Baca: Seminggu, Omicron di Spanyol Naik 11,55% (Selasa, 27 Desember 2022))
Sementara untuk penambahan kasus Omicron di Indonesia, hingga data hari ini tercatat ada 31.336 kasus atau turun 0,15 persen dibandingkan hari sebelumnya. Sejak pertama kali termonitor, Omicron di Indonesia terus bergerak naik.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau semua pihak untuk tetap waspada menghadapi lonjakan kasus Omicron di seluruh dunia tersebut. Masyarakat diimbau untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.