Indonesia membukukan ekspor dengan Albania US$ 6,64 juta data per Desember 2020. Nilai turun 31,69% dibandingkan ekspor tahun sebelumnya yang tercatat US$ 9,73 juta.
Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Albania, ekspor dalam 10 tahun terakhir dalam tren naik. Terendah ekspor Indonesia adalah US$ 4,2 juta dan untuk ekspor tertinggi di angka US$ 12,68 juta.
Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diekspor ke Albania, 0,03 ribu produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Kebanyakan produk ekspor ke tempat ini, merupakan ekspor produk yang juga banyak diekspor ke negara lain yang jumlahnya tercatat ada 0,02 ribu produk.
Berikut ini adalah daftar lima produk utama yang diekspor Indonesia ke Albania. Urutan ini disusun mulai dari transaksi dengan nilai yang terbesar.
- Kertas dan kertas kertas
Masuk dalam kode HS 48, Kertas dan kertas kertas merupakan kelompok produk barang ekspor yang dikategorikan bersama dengan dan Artikel kertas bubur kertas, kertas atau kertas karton. Ekspor produk ini ke Albania berada di urutan pertama. Indonesia mengekspor senilai US$ 2.130 ribu. Nilai ekspor Kertas dan kertas kertas;Artikel kertas bubur kertas, kertas atau kertas karton ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 2.642 ribu.
- Persiapan daging, ikan atau krustasea, moluska atau invertebrata air lainnya
Persiapan daging, ikan atau krustasea, moluska atau invertebrata air lainnya dengan kode HS 16. Indonesia mengekspor senilai US$ 1.348 ribu.
- Lemak dan minyak nabati atau minyak dan produk belahannya
Ekspor Lemak dan minyak nabati atau minyak dan produk belahannya ke negara ini berada di urutan 104. Pada 2020, Indonesia tercatat melakukan ekspor sebanyak US$ 1.238 ribu. Selain negara tersebut, ekspor terbesar Lemak dan minyak nabati atau minyak dan produk belahannya dengan tujuan ke Cina, India, Pakistan, Malaysia dan Amerika Serikat.
- Ikan dan krustasea, moluska dan invertebrata air lainnya
Selain itu , Indonesia banyak mengekspor Ikan dan krustasea, moluska dan invertebrata air lainnya ke Albania. Nilai ekspor produk ini tercatat senilai US$ 713 ribu. Jumlah ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 1.015 ribu. Tujuan ekspor Indonesia untuk memasarkan produk ini mencapai 109 negara. Ekspor Ikan dan krustasea, moluska dan invertebrata air lainnya ke Albania tercatat berada di urutan 46. Negara lain yang masuk lima besar tujuan ekspor adalah Amerika Serikat, Cina, Jepang, Vietnam dan Thailand.
- Mesin dan peralatan listrik dan bagian -bagiannya
Di urutan ke kelima adalah Masuk dalam kode HS 85, Mesin dan peralatan listrik dan bagian -bagiannya merupakan kelompok produk barang ekspor yang dikategorikan bersama dengan dan Perekam dan reproduksi suara, televisi.. Indonesia mengekspor sebanyak US$ 366 ribu, lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 2.311 ribu. Ekspor Mesin dan peralatan listrik dan bagian -bagiannya ke Albania tercatat berada di urutan 109. Selain negara tersebut, ekspor terbesar Mesin dan peralatan listrik dan bagian -bagiannya dengan tujuan ke Amerika Serikat, Singapura, Jepang, Hong Kong, Cina dan Thailand. Indonesia juga tercatat mengekspor produk ini ke 158 negara. .