Virus Covid-19 varian Omicron (B.1.1.529) di dunia semakin menyebar dan telah mencapai 4,78 juta kasus pada Rabu, 27 Juli 2022. Republik Dominika mencatatkan penambahan kasus Omicron tertinggi di dengan pertumbuhan mingguan mencapai 107,19 persen. Di negara ini, GISAID mencatat jumlah penambahan kasus Omicron sebanyak 288 jiwa. Secara harian kasus di wilayah ini naik 26,32 persen dibandingkan hari sebelumnya.
(Baca: Penyebaran Omicron Seminggu, Paling Cepat Terjadi di Negara Kamerun (Jumat, 15 April 2022))
Setelahnya Venezuela di urutan kedua. Dibandingkan pekan sebelumnya, penambahan kasus Omicron di negara ini tumbuh 53,23 persen. Sedangkan untuk data harian angka penambahan kasus Omicron di negara ini naik 3,26 persen dibanding hari sebelumnya yang tercatat 92 jiwa.
Selanjutnya, penambahan kasus Omicron di Cape Verde naik 27,35 persen menjadi 284 kasus dibandingkan pekan sebelumnya, Guyana Perancis dengan penambahan kasus Omicron 849 kasus (naik 26,91%) dan penambahan kasus Omicron di Pakistan naik 25,13 persen menjadi 1.175 kasus dibandingkan pekan sebelumnya
(Baca: Penyebaran Omicron Seminggu, Paling Cepat Terjadi di Negara Suriname (Rabu, 23 Maret 2022))
Sementara untuk penambahan kasus Omicron di Indonesia, hingga data kemarin tercatat ada 16.432 kasus atau naik 0,05 persen dibandingkan hari sebelumnya. Sejak pertama kali termonitor, Omicron di Indonesia terus bergerak naik.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau semua pihak untuk tetap waspada menghadapi lonjakan kasus Omicron di seluruh dunia tersebut. Masyarakat diimbau untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.