Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional mencatatkan harga Minyak Goreng Kemasan Bermerk 2 per kilogram di pasar tradisional Kalimantan Timur per 3 Juni 2026 berada di angka Rp 22.950. Berdasarkan catatan harian sejak 18 Juli 2016, komoditas ini mencatat perubahan total kenaikan sebesar 53% selama 10 tahun pencatatan, dengan tren pertumbuhan linear konsisten naik rata-rata Rp 2,62 setiap periode harian. Harga terakhir tercatat berada di atas rata-rata historis keseluruhan yang mencapai Rp 18.056,17.
(Baca: Harga Minyak Dunia Turun ke US$ 97 per Barel (Kamis, 04 Juni 2026))
Selama seluruh periode pencatatan, harga minyak goreng ini pernah mencapai titik tertinggi sebesar Rp 28.150 pada 9 Mei 2022, serta titik terendah sebesar Rp 13.900 pada 17 Juli 2020. Dalam 5 hari terakhir, harga mengalami stagnan tanpa ada perubahan nilai, sama seperti rata-rata pergerakan 3 hari terakhir. Dari total 2366 hari pencatatan, harga mengalami kenaikan pada 272 periode, penurunan 246 periode, dan tidak berubah pada 1847 periode.
Untuk peringkat wilayah, pada hari terakhir Kalimantan Timur menempati urutan ke-4 di antara seluruh provinsi di Pulau Kalimantan, dan peringkat ke-24 secara nasional. Dibandingkan provinsi lain di pulau yang sama, Kalimantan Utara mencatatkan harga lebih rendah di angka Rp 22.800 dan menempati peringkat ke-3, sedangkan Kalimantan Timur terpaut selisih Rp 150 per kilogram dengan provinsi tersebut.
Pergerakan harga dalam satu minggu terakhir menunjukkan kondisi yang sangat stabil, seluruh provinsi pembanding tidak mencatatkan perubahan harga lebih dari 1,1% baik kenaikan maupun penurunan. Satu-satunya provinsi yang mencatatkan penurunan pada periode terakhir adalah Papua Barat dengan penurunan sebesar 1,07% menjadi Rp 23.050, sementara seluruh wilayah lain termasuk Kalimantan Timur tidak mengalami perubahan nilai.
Dari data statistik, tidak ditemukan anomali pergerakan harga dalam 7 hari terakhir. Fluktuasi yang terjadi hanya berada pada rentang Rp 200 sampai Rp 700 antar wilayah di level nasional, tidak ada lonjakan maupun penurunan drastis pada periode pemantauan terakhir. Tren stabil ini berlanjut sejak awal bulan Juni 2026 untuk komoditas minyak goreng kemasan kelas 2.
Papua Barat
Provinsi Papua Barat menempati peringkat teratas harga minyak goreng kemasan merk 2 di wilayahnya, dengan nilai akhir tercatat Rp 23.050 per kilogram. Wilayah ini menjadi satu-satunya daerah yang mencatatkan penurunan pada periode terakhir, dengan penurunan sebesar 1,07% dibanding hari sebelumnya. Secara nasional provinsi ini berada di peringkat 18, menjadikannya salah satu wilayah dengan harga minyak goreng tertinggi di Indonesia, terpaut Rp 100 lebih mahal dibanding Kalimantan Timur pada periode yang sama.
Bali
Provinsi Bali mencatatkan harga minyak goreng sebesar Rp 23.000 per kilogram untuk hari terakhir, tanpa ada perubahan nilai dibanding hari sebelumnya. Wilayah ini menempati peringkat ke-3 di Pulau Nusa Tenggara dan Bali, serta peringkat 19 secara nasional. Harga di Bali terpaut Rp 50 lebih mahal dibanding Kalimantan Timur, dengan tren stabil yang sudah berjalan selama 5 hari berturut-turut tanpa ada pergerakan harga naik maupun turun.
(Baca: Volume Ekspor SITC Kode 42 Minyak dan Lemak Nabati Periode 2020-2026)
Jambi
Provinsi Jambi memiliki harga minyak goreng kemasan merk 2 sebesar Rp 22.800 per kilogram, tanpa perubahan harga selama 7 hari berturut-turut. Wilayah ini menempati peringkat ke-5 di Pulau Sumatera dan peringkat 20 secara nasional. Harga di Jambi tercatat Rp 150 lebih murah dibanding Kalimantan Timur, menjadikannya salah satu wilayah Sumatera dengan harga minyak goreng cukup terjangkau pada periode pemantauan terakhir.
Kalimantan Utara
Provinsi Kalimantan Utara mencatatkan harga minyak goreng Rp 22.700 per kilogram untuk hari terakhir, tanpa perubahan harga selama 5 hari berturut-turut. Wilayah ini menempati peringkat ke-4 di Pulau Kalimantan, berada satu peringkat di atas Kalimantan Timur dengan selisih harga Rp 250 lebih murah per kilogram. Secara nasional provinsi ini berada di peringkat 22, dengan tren harga stabil yang konsisten sejak akhir Mei 2026.
Jawa Barat
Provinsi Jawa Barat memiliki harga minyak goreng kemasan merk 2 sebesar Rp 22.250 per kilogram, tanpa ada perubahan nilai selama 7 hari pemantauan. Wilayah ini menempati peringkat ke-4 di Pulau Jawa dan peringkat 23 secara nasional. Harga di Jawa Barat terpaut Rp 700 lebih murah dibanding Kalimantan Timur, menjadikannya salah satu wilayah dengan harga minyak goreng terjangkau di wilayah Jawa pada periode ini.
Jawa Tengah
Provinsi Jawa Tengah mencatatkan harga minyak goreng sama persis dengan Jawa Barat yaitu Rp 22.250 per kilogram, tanpa perubahan harga selama 5 hari terakhir. Wilayah ini menempati peringkat ke-5 di Pulau Jawa dan peringkat 24 secara nasional, sejajar dengan Jawa Timur. Harga di provinsi ini terpaut Rp 700 lebih murah dibanding Kalimantan Timur, dengan tren stabil yang tidak menunjukkan tanda pergerakan dalam waktu dekat.
Jawa Timur
Provinsi Jawa Timur memiliki harga minyak goreng kemasan merk 2 sebesar Rp 22.250 per kilogram, sama dengan Jawa Tengah dan Jawa Barat tanpa ada perubahan harga. Wilayah ini juga menempati peringkat ke-5 di Pulau Jawa dan peringkat 24 secara nasional. Harga di Jawa Timur merupakan salah satu yang terendah di antara seluruh provinsi yang dibandingkan, terpaut Rp 700 lebih murah dibanding nilai harga di Kalimantan Timur pada periode 3 Juni 2026.