ADB Revisi Pertumbuhan Ekonomi Asia Tenggara 2022 Jadi 5%, Ekonomi RI Diramal Meningkat

PDB
Penulis
Viva Budy Kusnandar 21/07/2022 16:50 WIB
Revisi Pertumbuhan Ekonomi 6 Negara Asia Tenggara 2022 Menurut ADB
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Asian Development Bank (ADB) merevisi pertumbuhan ekonomi 6 negara Asia Tenggara. Dalam laporan Asian Development Outlook Supplement yang dirilis Kamis (21/7/2022), ADB menaikkan prakiraan ekonomi Asia Tenggara (6) menjadi 5%. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan proyeksi sebelumnya sebesar 4,9% pada April lalu.

Dalam rilisnya tersebut, ADB mengungkapkan bahwa peningkatan ekonomi Asia Tenggara didorong meningkatnya permintaan domestik dampak dari pelonggaran kegiatan sosial masyarakat beberapa kawasan ekonomi seperti di Indonesia.

Dari 6 negara Asia Tenggara, hanya Indonesia dan Filipina yang ekonominya direvisi naik. Sementara, 3 negara lainnya di revisi turun dan 1 negara tidak berubah.

Ekonomi Indonesia pada tahun ini di perkirakan akan tumbuh lebih tinggi menjadi 5,2% dari perkiraan sebelumnya hanya 5%. Demikian pula ekonomi Filipina diperkirakan akan tumbuh lebih tinggi menjadi 6,5% dari sebelumnya hanya 6%.

Sementara ekonomi Malaysia tahun ini diproyeksikan akan tumbuh lebih rendah menjadi 5,8% dari perkiraan sebelumnya sebesar 6%. Kemudian ekonomi Singapura diprediksikan akan tumbuh melambat menjadi 3,9% dari perkiraan sebelumnya 4,3%. Begitu pula ekonomi Thailand juga sedikit melambat menjadi 2,9% dari perkiraan sebelumnya sebesar 3%.

Sementara ekonomi Vietnam diprediksikan tumbuh 6,5%, sama dengan prediksi sebelumya.

(Baca: Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI sampai 2024 Versi Danareksa)

Editor : Annissa Mutia
Data Populer
see more
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.