17 Juta Warga RI Kurang Gizi, Tertinggi di Asia Tenggara

Layanan konsumen & Kesehatan
1
Adi Ahdiat 12/07/2022 10:10 WIB
Rata-rata Jumlah Penduduk Kurang Gizi di Asia Tenggara (2019-2021)
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Belasan juta penduduk Indonesia diperkirakan masih mengalami kekurangan gizi.

Hal ini tercatat dalam laporan The State of Food Security and Nutrition in the World terbaru yang dirilis Food and Agriculture Organization (FAO) pada Rabu (6/7/2022).

Menurut FAO, kurang gizi (undernourished) adalah kondisi di mana konsumsi makanan harian seseorang tidak mencukupi standar kebutuhan energi untuk hidup sehat.

FAO mencatat pada 2021 penderita kurang gizi di seluruh dunia mencapai sekitar 767 juta orang. Dari jumlah tersebut, mayoritas atau 425 juta orang di antaranya berada di Asia.

Indonesia sendiri tercatat sebagai negara dengan jumlah penduduk kurang gizi tertinggi di kawasan Asia Tenggara.

Berikut estimasi rata-rata jumlah penduduk kurang gizi di Asia Tenggara periode 2019-2021 menurut FAO:

  • Indonesia: 17,7 juta orang
  • Thailand: 6,2 juta orang
  • Filipina: 5,7 juta orang
  • Vietnam: 5,6 juta orang
  • Myanmar: 1,7 juta orang
  • Kamboja: 1 juta orang
  • Laos: 400 ribu orang
  • Timor Leste: 300 ribu orang
  • Malaysia: tidak dilaporkan karena prevalensi warga kurang gizinya <2,5% populasi nasional
  • Singapura: data tidak tersedia
  • Brunei: data tidak tersedia

FAO juga mencatat jumlah penderita kurang gizi di skala global terus meningkat dalam lima tahun terakhir.

"Terlepas dari harapan bahwa dunia akan pulih dari pandemi Covid-19 dan ketahanan pangan akan membaik, nyatanya kelaparan global terus meningkat sampai 2021," tulis FAO dalam laporannya.

"Masalah ini menunjukkan bahwa kebijakan negara-negara tidak lagi berkontribusi dalam mengurangi kelaparan, kerawanan pangan, dan malnutrisi," lanjutnya.

Merespons masalah ini, FAO mendorong negara-negara memperbaiki kebijakan sektor pertanian, supaya bahan pangan sehat bisa dijangkau oleh kelompok berpendapatan rendah.

"Ini adalah momen bagi pemerintah untuk mengevaluasi kebijakan pangan dan pertanian mereka," pungkasnya.

(Baca Juga: Penderita Kurang Gizi Terus Meningkat dalam 5 Tahun Terakhir)

Editor : Adi Ahdiat
Data Populer
Lihat Semua
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.