Konflik Palestina-Israel: Lebih dari 8 Ribu Bangunan Hancur di Tepi Barat Palestina Sejak 2009

Demografi
1
Monavia Ayu Rizaty 19/04/2022 11:20 WIB
Jumlah Bangunan yang Hancur di Tepi Barat Palestina Akibat Konflik dengan Israel (2009-2022*)
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Konflik Palestina dengan Israel masih terus berlanjut hingga saat ini. Kabar terakhirnya, polisi Israel baru saja menyerbu Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur dan melukai lebih dari seratus warga Palestina yang hendak beribadah pada Jumat dini hari (15/4/2022).

Israel juga terus berusaha mengusir penduduk yang tinggal di wilayah perbatasan dengan menghancurkan rumah-rumah atau permukiman yang ada. Meski warga Palestina menduduki daerah-daerah penting, beberapa orang Israel terus menetap di daerah-daerah yang seharusnya menjadi hak Palestina.

Menurut data Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA), jumlah bangunan yang hancur milik warga Palestina di Tepi Barat akibat konflik dengan Israel sepanjang 2009 hingga April 2022 mencapai 8.368 bangunan.

Dilihat dari wilayahnya, bangunan yang paling banyak dihancurkan oleh Israel berada di wilayah Yerusalem, yakni mencapai 2.499 bangunan.

Wilayah Tepi Barat lain yang bangunannya juga banyak dihancurkan antara lain Tubas (1.487 bangunan), Hebron (1.297 bangunan), dan Nablus (795 bangunan). 

(Baca Selengkapnya: 6.000 Warga Palestina Tewas akibat Konflik dengan Israel)

Editor : Annissa Mutia
Data Populer
Lihat Semua
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.