LSI: Mayoritas Pemilih Jokowi maupun Prabowo Tolak Pemilu Ditunda

Politik
1
Reza Pahlevi 14/03/2022 16:00 WIB
Sikap terhadap Penundaan Pemilu Berdasarkan Pilihan Presiden pada 2019 (Maret 2022)
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Wacana penundaan pemilihan umum (pemilu) terus digulirkan sejumlah politisi. Meski begitu, menurut survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) sebagian besar masyarakat Indonesia ingin pemilu tetap diadakan pada 2024.

Sikap tersebut bahkan melintasi pilihan presiden pada Pemilu 2019. Baik pemilih Jokowi-Ma'ruf maupun pemilih Prabowo-Sandi kebanyakan ingin pemilu tetap diadakan pada 2024.

Sebanyak 81,6% pemilih Prabowo-Sandi pada 2019 ingin pemilu tetap diadakan pada 2024. Hanya 11,4% yang ingin menunda pemilu hingga 2027 karena alasan memprioritaskan penyelesaian pandemi dan pemulihan ekonomi.

Ada pula 52,4% pemilih Jokowi-Ma'ruf Amin yang ingin pemilu tetap diadakan pada 2024. Sedangkan 36,3% lainnya ingin menunda pemilu hingga 2027.

Survei LSI dilakukan terhadap 1.197 responden yang dipilih secara acak. Survei memiliki toleransi kesalahan sekitar 2,89% pada tingkat kepercayaan 95%.

Responden berasal dari seluruh provinsi yang terdistribusi secara proporsional. Survei ini diasumsikan mewakili 71% dari populasi pemilih nasional

(Baca Juga: Survei LSI: Mayoritas Warga Tidak Mau Tunda Pemilu 2024)

Editor : Adi Ahdiat
Data Populer
Lihat Semua
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.