IKLAN

Indonesia Cetak Surplus Neraca Perdagangan dengan AS, Defisit dengan Tiongkok

Kinerja Perdagangan Indonesia dengan Amerika Serikat dan Tiongkok (Desember 2021)

Sumber : Badan Pusat Statistik (BPS), 17 Januari 2022

katadata logo databoks logo
Disalin..
IKLAN

Penulis: Dwi Hadya Jayani

Editor: Annissa Mutia

25/1/2022, 18.20 WIB

Kinerja perdagangan Indonesia dan Amerika Serikat (AS) masih mengalami surplus pada Desember 2021. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, ekspor Indonesia ke Amerika Serikat (AS) sebesar US$ 2,6 miliar.

Sementara itu, nilai impor Indonesia dari AS sebesar US$ 944,8 juta. Alhasil, Indonesia cetak surplus neraca perdagangan dengan AS sebesar US$ 1,7 miliar.

Sebaliknya, kinerja perdagangan dengan raksasa ekonomi yang dikepalai oleh Xie Jinping, Tiongkok, mengalami defisit. Ini dikarenakan nilai impor lebih tinggi dari ekspor Indonesia ke Tiongkok.

Nilai impor Tiongkok ke Indonesia mencapai US$ 6,2 miliar. Sementara nilai ekspor lebih rendah sebesar US$ 5,1 miliar.

Maka dari itu, defisit neraca perdagangan antara Indonesia dengan Tiongkok mencapai US$ 1,1 miliar. Kendati demikian, Tiongkok merupakan mitra utama perdagangan Indonesia.

Nilai impor nonmigas asal Tiongkok merupakan yang tertinggi dengan sumbangan 34,68%. Hal yang sama terjadi pada ekspor nonomigas Indonesia ke Tiongkok yang menyumbangkan 23,97% dari total ekspor nonmigas.

(Baca: Nilai Ekspor Jakarta Tembus US$ 1 Miliar di Penghujung 2021)

IKLAN
TOPIK

Energi

data terkait