Tingkat Kepatuhan Jaga Jarak di Papua Terendah Nasional


Nama Data | Nilai |
---|---|
Sulawesi Tengah | 97,6 |
Gorontalo | 95,8 |
Bali | 95,6 |
DI Yogyakarta | 92,4 |
Kepulauan Riau | 88,8 |
Sulawesi Barat | 88,6 |
Jawa Timur | 87,8 |
Kalimantan Utara | 85,5 |
Sulawesi Selatan | 85,4 |
Jawa Barat | 85,1 |
Nusa Tenggara Timur | 84,6 |
Jambi | 84,6 |
Banten | 84,3 |
Lampung | 83,4 |
Sumatera Selatan | 83 |
Kalimantan Timur | 81,8 |
Aceh | 81,6 |
Jawa Tengah | 81 |
Nusa Tenggara Barat | 80,5 |
Kalimantan Tengah | 79,7 |
Kalimantan Selatan | 79,3 |
Riau | 79 |
Sumatera Utara | 77,9 |
Sulawesi Tenggara | 76,7 |
Kalimantan Barat | 74 |
Sumatera Barat | 67,9 |
DKI Jakarta | 66 |
Sulawesi Utara | 65,3 |
Bangka Belitung | 63,3 |
Maluku | 56,1 |
Papua | 19,2 |
- A Font Kecil
- A Font Sedang
- A Font Besar
Rata-rata kepatuhan menjaga jarak di Papua hanya sebesar 19,2% pada 17-23 Mei 2021. Angka tersebut merupakan yang paling rendah di antara provinsi lainnya di Indonesia.
Maluku berada di posisi kedua terendah lantaran rata-rata kepatuhan menjaga jaraknya sebesar 56,1%. Setelahnya ada Bangka Belitung dan Sulawesi Utara yang rata-rata kepatuhan menjaga jaraknya masing-masing sebesar 63,3% dan 65,3%.
Jakarta juga masuk dalam daftar provinsi dengan rata-rata kepatuhan menjaga jarak terendah di Indonesia. Ibu Kota berada di posisi lima terbawah dengan persentase sebesar 66%.
Sementara, Sulawesi Tengah menjadi provinsi dengan rata-rata kepatuhan menjaga jarak paling tinggi di Indonesia, yakni 97,6%. Posisinya diikuti Gorontalo dan Bali yang rata-rata kepatuhan menjaga jaraknya masing-masing mencapai 95,8% dan 95,6%.
(Baca: Mayoritas Provinsi di Indonesia Belum Patuh Pakai Masker)
Menjaga jarak dan menghindari kerumunan merupakan protokol kesehatan yang wajib dilakukan masyarakat untuk mencegah penularan Covid-19. Selain itu, masyarakat diimbau untuk memakai masker dan mencuci tangan dengan sabun saat beraktivitas di luar rumah.