Tingkat Kepatuhan Jaga Jarak di Papua Terendah Nasional
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Rata-rata kepatuhan menjaga jarak di Papua hanya sebesar 19,2% pada 17-23 Mei 2021. Angka tersebut merupakan yang paling rendah di antara provinsi lainnya di Indonesia.
Maluku berada di posisi kedua terendah lantaran rata-rata kepatuhan menjaga jaraknya sebesar 56,1%. Setelahnya ada Bangka Belitung dan Sulawesi Utara yang rata-rata kepatuhan menjaga jaraknya masing-masing sebesar 63,3% dan 65,3%.
Jakarta juga masuk dalam daftar provinsi dengan rata-rata kepatuhan menjaga jarak terendah di Indonesia. Ibu Kota berada di posisi lima terbawah dengan persentase sebesar 66%.
Sementara, Sulawesi Tengah menjadi provinsi dengan rata-rata kepatuhan menjaga jarak paling tinggi di Indonesia, yakni 97,6%. Posisinya diikuti Gorontalo dan Bali yang rata-rata kepatuhan menjaga jaraknya masing-masing mencapai 95,8% dan 95,6%.
(Baca: Mayoritas Provinsi di Indonesia Belum Patuh Pakai Masker)
Menjaga jarak dan menghindari kerumunan merupakan protokol kesehatan yang wajib dilakukan masyarakat untuk mencegah penularan Covid-19. Selain itu, masyarakat diimbau untuk memakai masker dan mencuci tangan dengan sabun saat beraktivitas di luar rumah.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jun) | 3,34% | +0.26 | |
| Inflasi mom (Jun) | 0,44% | +0.16 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.968 | -0.06 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Ekspor Migas (Mei) | 758,10 | -34.38 | |
| Neraca perdagangan (Mei) | -1,61 | -1,907.18 | |
| Impor Migas (Mei) | 4,51 | -1.82 | |
| Ekspor (Mei) | 23,20 | -8.30 | |
| Impor (Mei) | 24,81 | -1.59 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jun) | 114,65 | +0.76 |