Kesenjangan Upah Antargender Ada di Seluruh Jenjang Pendidikan
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mencatat, kesenjangan upah antargender masih terjadi di Indonesia hingga saat ini. Ini terlihat dari rata-rata upah yang diterima perempuan hanya sebesar Rp 2,5 juta per bulan pada 2019.
Sementara, rata-rata upah yang diterima laki-laki sebesar Rp 3,2 juta per bulan pada tahun tersebut. Dengan demikian, rasio upah perempuan hanya sebesar 77,39% dari yang diterima laki-laki setiap bulannya.
Kesenjangan upah perempuan dibandingkan laki-laki ada di semua jenjang pendidikan yang ditamatkan. Kesenjangan tertinggi ada di jenjang pendidikan terendah, yakni tidak atau belum tamat SD sebesar 52,97%.
Kesenjangan tertinggi selanjutnya ada di antara lulusan SD, yakni mencapai 62,9%. Selanjutnya, rasio upah perempuan dengan laki-laki yang tidak atau belum pernah sekolah sebesar 63,45%.
Kesenjangan upah antargender juga terjadi di antara lulusan pendidikan tinggi. Perempuan yang telah menyelesaikan studi di universitas hanya menerima 66,7% dari upah yang didapatkan laki-laki.
(Baca: Perempuan Indonesia Digaji Lebih Rendah dari Pekerja Laki-laki)
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Mei) | 3,08% | +0.66 | |
| Inflasi mom (Mei) | 0,28% | +0.15 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.818 | +0.19 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Apr) | 89,10 | -97.32 | |
| Ekspor Migas (Apr) | 1,16 | -9.81 | |
| Impor Migas (Apr) | 4,60 | +45.09 | |
| Ekspor (Apr) | 25,30 | +12.32 | |
| Impor (Apr) | 25,21 | +31.28 | |
| Kunjungan Wisman (Apr) | 1,25 | +14.75 | |
| NTP (Mei) | 113,79 | +1.34 |