Gaya Hidup Semakin Digital, Perbankan Kurangi Jumlah Mesin ATM

Keuangan
1
Monavia Ayu Rizaty 15/04/2021 15:10 WIB
Jumlah Mesin ATM di Indonesia per Kuartal (2019-2020)
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Bank Indonesia (BI) mencatat, jumlah mesin anjungan tunai mandiri (ATM) secara nasional kian menurun. Hingga akhir kuartal IV-2020, jumlah mesin ATM sebesar 104,6 ribu unit atau berkurang 1,87% dibandingkan periode yang sama pada 2019.

Penurunan jumlah mesin ATM per kuartal terbesar terjadi pada periode Juli-September 2019. Ketika itu, jumlah ATM berkurang 1,47% dari 108,2 ribu unit menjadi 106,6 ribu unit.

(Baca Selengkapnya: Bagaimana Tren Transaksi Kartu ATM/Debit Sepanjang 2020?)

Menurut Asosisasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), salah satu penyebab penurunan jumlah mesin ATM karena gaya hidup masyarakat makin terdigitalisasi. Kini, masyarakat mulai marak menggunakan dompet digital dan transaksi melalui e-channel perbankan.

Hal tersebut dapat dilihat dari kenaikan pertumbuhan transaksi SMS dan mobile banking sebesar 55,7% pada kuartal IV-2020 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara, riset Neurosensum mencatat pertumbuhan pengguna dompet digital sebesar 44% pada 2020.

Silakan klik tautan ini dalam kategori: bisnis & industri >> industri keuangan >> infrastruktur APMK untuk mendapatkan data selengkapnya.

Data Populer
Lihat Semua
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.