Emiten pemilik Panin Bank, yaitu PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN), meraih pendapatan bunga bersih Rp8,94 triliun pada 2025.
Kinerja tersebut tumbuh 0,39% dibanding 2024 (year-on-year/yoy).
Hal ini diiringi pertumbuhan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk PNBN, yang naik 0,43% (yoy) menjadi Rp2,75 triliun.
(Baca: Pendapatan dan Laba Bank Mandiri (BMRI) Meningkat pada 2025)
Per 31 Desember 2025, PNBN mencatatkan total aset Rp237,33 triliun, berkurang 2,72% (yoy) dibanding akhir 2024 yang nilainya Rp243,69 triliun.
Berkurangnya aset ini dipengaruhi liabilitas yang menyusut 6,88% (yoy), dari Rp176,23 triliun pada 2024 menjadi Rp164,11 triliun pada 2025.
Sedangkan dana syirkah temporer PNBN melesat 23,84% (yoy) menjadi Rp14,44 triliun pada 2025.
Total ekuitas PNBN juga tumbuh 4,82% (yoy), dari Rp56,07 triliun pada 2024 menjadi Rp58,77 triliun pada 2025.
(Baca: Pendapatan dan Laba Bersih BCA Meningkat pada 2025)