Terguncang Krisis, Rasio Kredit Bermasalah Sejumlah Bank Meningkat

Keuangan
Penulis
Yosepha Pusparisa 10/02/2021 14:20 WIB
Rasio Kredit Bermasalah (NPL) Perbankan pada 2019-2020
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Krisis akibat pandemi Covid-19 menyebabkan rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) meningkat. Bank Negara Indonesia (BNI) mencatat rasio NPL tertinggi di antara empat bank terbesar di Indonesia. Angkanya naik dari 2,3% pada 2019 menjadi 4,3% setahun setelahnya. Sementara, Bank Central Asia (BCA) memiliki rasio NPL yang relatif rendah dibandingkan bank lainnya, yakni 1,79% pada 2020.

Namun, NPL seluruh bank tersebut masih dalam batas aman. Hal ini karena Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan batas maksimal NPL sebesar 5%.

Lembaga Penjamin Simpanan menjamin kondisi perbankan akan membaik, meski masih menghadapi beberapa risiko di masa mendatang. Perbankan perlu mewaspadai terhadap rasio kredit berisiko (loan at risk) yang dapat mengalami kenaikan.

(Baca: NPL Perbankan Masih Stagnan Per Agustus 2020)

Data Populer
see more
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.