Pandemi Membuat Masyarakat Lebih Sering Makan Camilan

Food Beverage Tobacco
1
Dimas Jarot Bayu 20/01/2021 09:04 WIB
Pola Menyantap Camilan saat Pandemi Corona
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Pandemi virus corona Covid-19 telah membuat gaya hidup orang di seluruh dunia berubah. Tak terkecuali dengan pola menyantap camilan alias ngemil. Ini tergambar dalam hasil survei yang diinisiasi produsen makanan dan minuman, Mondelez International.

Menurut hasil survei Mondelez, 46% orang di seluruh dunia kini lebih banyak ngemil dibandingkan sebelum pandemi corona. Sebanyak 42% responden menyatakan pola menyantap camilannya tak berubah dari sebelum masa pagebluk. Sementara, hanya 12% responden yang mengaku pola ngemilnya berkurang.

(Baca: Pengeluaran Masyarakat untuk Kesehatan Meningkat pada 2020)

Di Indonesia, jumlah responden yang lebih banyak menyantap camilan saat pandemi corona sebanyak 60%. Masyarakat Indonesia rata-rata ngemil sebanyak 3,15 kali sehari, lebih tinggi dibandingkan rata-rata global yang sebesar 2,30 kali sehari.

Untuk diketahui, Mondelez International melakukan survei secara daring pada 6-20 Oktober 2020. Survei dilakukan terhadap lebih dari 6.292 responden di 12 negara.

Data Populer
Lihat Semua
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.