Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi per kapita sebulan di Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, mencapai 123.707 rupiah pada tahun 2024. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 19 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 103.935 rupiah. Pengeluaran ini merupakan bagian dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa yang mencapai 125.499 rupiah di wilayah tersebut.
(Baca: Harga Emas Hari Ini Turun, Jadi Rp3,05 Juta)
Analisis data historis dari tahun 2018 hingga 2024 menunjukkan bahwa pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi di Kabupaten Buton Selatan mengalami perkembangan yang beragam. Tahun 2018, nilai pengeluaran masih berada di 56.932 rupiah, lalu naik menjadi 72.275 rupiah pada 2019, dan mencapai 94.406 rupiah pada 2020. Namun, pada tahun 2021, terjadi penurunan sedikit menjadi 80.482 rupiah sebelum kembali naik menjadi 93.359 rupiah pada 2022, 103.935 rupiah pada 2023, dan akhirnya 123.707 rupiah pada 2024. Kenaikan tertinggi terjadi pada tahun 2020 dengan pertumbuhan 30,6 persen, sedangkan penurunan terbesar terjadi pada tahun 2021 dengan 14,7 persen.
Dibandingkan dengan rata-rata tiga tahun terakhir (2021-2023), pengeluaran tahun 2024 menunjukkan kenaikan yang signifikan. Rata-rata pengeluaran selama tiga tahun tersebut adalah sekitar 92.592 rupiah, sedangkan tahun 2024 melebihi angka tersebut sebesar 31.115 rupiah. Jika dibandingkan dengan lima tahun terakhir (2019-2023), rata-rata pengeluaran adalah 92.878 rupiah, sehingga tahun 2024 masih menunjukkan kenaikan yang cukup besar dibandingkan rata-rata tersebut.
Informasi ini seperti data yang diolah dari data Susenas menunjukkan bahwa pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi di Kabupaten Buton Selatan juga dapat dilihat dari konteks pengeluaran lainnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk rokok dan tembakau di wilayah ini mencapai 59.918 rupiah, yang lebih tinggi dibandingkan pengeluaran untuk kecantikan (11.140 rupiah) dan sabun mandi (33.553 rupiah). Pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi juga merupakan bagian dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa yang sebesar 125.499 rupiah.
Dari data perbandingan seprovinsi, Kabupaten Buton Selatan menempati peringkat ke-12 dalam pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi pada tahun 2024. Wilayah dengan pengeluaran tertinggi di provinsi adalah Kota Kendari dengan 261.016 rupiah, diikuti oleh Kabupaten Kolaka Utara (226.332 rupiah), Kabupaten Konawe Utara (215.315 rupiah), Kabupaten Kolaka (176.040 rupiah), dan Kabupaten Konawe Selatan (151.221 rupiah). Beberapa wilayah di provinsi juga mengalami pertumbuhan yang signifikan, seperti Kabupaten Kolaka Utara dan Kolaka Timur dengan pertumbuhan 23,2 persen, sedangkan beberapa wilayah lain seperti Kabupaten Muna mengalami penurunan sedikit sebesar 17,4 persen.
Kota Kendari
(Baca: Rata-Rata Upah atau Gaji Bersih Sebulan Pekerja Formal Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib di Nusa Tenggara Timur | 2025)
Pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kota Kendari pada tahun 2024 mencapai 1.013.733 rupiah, naik sedikit sebesar 1,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 1.002.920 rupiah. Wilayah ini menempati peringkat ke-1 di provinsi Sulawesi Tenggara untuk kategori pengeluaran bukan makanan. Sementara itu, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kota Kendari pada tahun 2024 adalah 1.783.409 rupiah, turun sedikit sebesar 5,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk makanan saja di Kota Kendari pada tahun 2024 mencapai 769.676 rupiah, naik sebesar 8,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempati peringkat ke-2 di provinsi untuk kategori ini.
Kabupaten Konawe Utara
Kabupaten Konawe Utara menempati peringkat ke-2 untuk pengeluaran bukan makanan di provinsi dengan nilai 861.907 rupiah pada tahun 2024, naik sebesar 31,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 655.552 rupiah. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di wilayah ini turun sedikit sebesar 11,9 persen menjadi 1.674.005 rupiah pada tahun 2024 dari 1.899.718 rupiah tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk makanan saja di Kabupaten Konawe Utara mencapai 812.097 rupiah pada tahun 2024, naik sebesar 8,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempati peringkat ke-1 di provinsi untuk kategori ini.
Kabupaten Kolaka Utara
Pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Kolaka Utara pada tahun 2024 adalah 859.737 rupiah, naik sebesar 22,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 704.217 rupiah, dan menempati peringkat ke-3 di provinsi. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di wilayah ini naik sebesar 12 persen menjadi 1.599.452 rupiah pada tahun 2024 dari 1.427.678 rupiah tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk makanan saja di Kabupaten Kolaka Utara mencapai 739.715 rupiah pada tahun 2024, naik sebesar 9,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempati peringkat ke-3 di provinsi untuk kategori ini.
Kota Bau Bau
Pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kota Bau Bau pada tahun 2024 adalah 735.519 rupiah, naik sebesar 6,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 693.079 rupiah, dan menempati peringkat ke-4 di provinsi. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di wilayah ini turun sedikit sebesar 2,8 persen menjadi 1.232.135 rupiah pada tahun 2024 dari 1.268.240 rupiah tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk makanan saja di Kota Bau Bau mencapai 496.616 rupiah pada tahun 2024, naik sebesar 1,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempati peringkat ke-12 di provinsi untuk kategori ini.