Dengan Sikomandan Tingkatkan Populasi Sapi Dan Kerbau

Jumlah Populasi Sapi dan Kerbau Tahun 2017-2020

Sumber : Kementerian Pertanian, 2020

Disalin..

Penulis: Hanna Farah Vania

Editor: Padjar Iswara

23/10/2020, 16.55 WIB

Untuk memenuhi konsumsi daging per kapita yang kian meningkat dari tahun ke tahun, Kementerian Pertanian meluncurkan Program Sikomandan pada awal 2020. Sikomandan atau Sapi Kerbau Komoditas Andalan Negeri merupakan program lanjutan dari Upaya Khusus Percepatan Populasi Sapi dan Kerbau Bunting (Upsus Siwab).

Saat peluncuran Program Sikomandan, Menteri Petanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan konsumsi daging masyarakat akan mencapai 700 ribu ton per tahun. Sedangkan kemampuan produksi Indonesia hanya 300 ribu ton per tahun. Oleh karenanya, Syahrul Yasin optimistis Program Sikomandan menjadi titik terang agar kebutuhan akan konsumsi daging terpenuhi tanpa perlu impor dari negara lain.

Program Sikomandan bertujuan meningkatkan populasi dan produksi sapi juga kerbau secara berkelanjutan dengan cara Inseminasi Buatan (IB). Harapannya, kelahiran bayi sapi dan kerbau meningkat tiap tahun, sehingga populasi sapi dan kerbau terus bertambah.

Jumlah populasi kumulatif sapi dan kerbau cenderung fluktuatif sejak 2017, ketika periode pertama Program Upsus Siwab dijalankan. Tahun lalu, angka sementara menunjukkan populasi sapi dan kerbau meningkat menjadi 18,82 juta ekor. Tahun 2020 ini, saat Program Sikomandan diluncurkan, diproyeksikan populasinya kian membesar menjadi 20 juta ekor.

data terkait

Anda memiliki 4 kuota artikel lagi hari ini. Silakan masuk atau mendaftar terlebih dahulu untuk mengakses seluruh artikel dan beberapa fitur lainnya.