Indeks Pembangunan Manusia pada Periode Pertama Jokowi Membaik

Indeks Pembangunan Manusia Indonesia pada Pemerintahan Presiden Jokowi (2014-2018)

Sumber : Badan Pusat Statistik (BPS), 15 Apr 2019

Disalin..

Penulis: Viva Budy Kusnandar

Editor: Hari Widowati

18/10/2019, 08.00 WIB

Pembangunan manusia yang dilakukan selama pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan perbaikan. Ini tercermin dari naiknya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) ke level 71,39 pada 2018 dari 68,9 pada 2014, awal Jokowi menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia ke-7. Bahkan, IPM Indonesia telah berada di atas 70 sejak 2016 sehingga masuk kategori tinggi dari sebelumnya kategori sedang.

Pencapaian pembangunan manusia tersebut diukur berdasarkan tiga dimensi, yakni umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, serta standar hidup layak. Dari aspek umur panjang, Umur Harapan Hidup saat Lahir (UHH) masyarakat naik menjadi 71,2 tahun pada 2018 dari 70,59 tahun pada 2014.

Adapun dari aspek Harapan Lama Sekolah (HLS) meningkat menjadi 12,91 tahun pada 2018 dari 12,39 tahun pada 2014, serta Rata-Rata Lama Sekolah (RLS) naik menjadi 8,17 tahun dari sebelumnya 7,73 tahun. Demikian pula dari aspek standar hidup layak masyarakat menunjukkan perbaikan. Pengeluaran masyarakat pada 2018 meningkat menjadi Rp 11,06 juta per kapita dibandingkan Rp 9,9 juta per kapita pada 2014.

(Baca Databoks: Rasio Gini Cenderung Turun pada Periode Pertama Jokowi)

data terkait