Transaksi Digital Menggeser Peran Kantor Cabang dan ATM Bank

Keuangan
1
Hari Widowati 08/08/2019 12:07 WIB
Transaksi Perbankan Berdasarkan Frekuensi (2010-2018)
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Transaksi perbankan digital melalui aplikasi mobile banking menggeser transaksi perbankan melalui kantor cabang dan anjungan tunai mandiri (ATM). INDEF mengutip riset DBS Bank yang menunjukkan sebanyak 41% frekuensi transaksi perbankan nasabah pada 2018 adalah transaksi mobile banking. Angka ini meningkat hampir tujuh kali lipat dibandingkan 2010 di mana hanya 6% dari frekuensi transaksi perbankan merupakan transaksi mobile banking.

Frekuensi transaksi perbankan yang menggunakan ATM pada 2018 sebesar 37%, turun tipis dibandingkan 2017 sebesar 38%. Namun jika dibandingkan dengan 2010 di mana 62% frekuensi transaksi perbankan adalah transaksi dengan menggunakan ATM, angka ini menunjukkan penurunan 40,32%.

Frekuensi transaksi melalui kantor cabang bank pada 2018 hanya sebanyak 4%. Data ini menunjukkan penurunan tajam dibandingkan periode 2010 di mana 17% frekuensi transaksi perbankan adalah melalui kantor cabang bank.

(Baca Databoks: Penyaluran Kredit Perbankan Tumbuh 11,13% hingga Mei 2019)

Editor : Hari Widowati
Data Populer
Lihat Semua
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.