Disebut Sumbang Inflasi, Ini Harga Cabai Rawit Selama Juli 2019
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warijo menyatakan inflasi minggu keempat Juli 2019 sebesar 0,23% secara bulanan atau 3,23% secara tahunan. Komoditas penyumbang inflasi terbesar adalah cabai rawit dengan kontribusi 0,12%. Kenaikan harga cabai rawit disebabkan musim panen yang meleset dari jadwal. Selain itu, peningkatan konsumsi masyarakat turut memengaruhi pergerakan harga cabai rawit.
Berdasarkan data harga pangan, selama Juli 2019 rata-rata harga cabai rawit terus naik. Hanya pada 26 Juli 2019 harga cabai rawit turun 0,15% dari Rp 64.900/kg menjadi Rp 64.800/kg.
Sementara kenaikan harga cabai rawit pada 1-25 Juli 2019 sebesar 40,71%. Adapun rata-rata harga cabai rawit tertinggi yang dijual di pasar tradisional terdapat di Kepulauan Riau sebesar Rp 85.900/kg. Harga cabai rawit di DKI Jakarta dan Papua Barat sebesar Rp 85.000/kg merupakan yang kedua tertinggi setelah Kepulauan Riau.
(Baca Databoks: Petani Gagal Panen, di Mana Harga Cabai Rawit Termahal?)
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.731 | +0.22 | |
| Neraca perdagangan (Mar) | 3,32 | +160.82 | |
| Ekspor Migas (Mar) | 1,28 | +18.60 | |
| Impor Migas (Mar) | 3,17 | +58.74 | |
| Ekspor (Mar) | 22,53 | +1.62 | |
| Impor (Mar) | 19,21 | -8.08 | |
| Kunjungan Wisman (Feb) | 1,16 | -2.42 | |
| Inflasi yoy (Apr) | 2,42% | -1.06 | |
| Inflasi mom (Apr) | 0,13% | -0.28 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| NTP (Apr) | 112,29 | +0.43 |