Turun 8 Kali, Cadangan Devisa BI Menyusut Rp 260 Triliun

8 Oktober 2018

Langkah bank sentral dalam menjaga nilai tukar rupiah serta untuk pembayaran utang pemerintah yang jatuh tempo telah menyedot cadangan devisa.

Bank Indonesia (BI) merilis cadangan devisa pada September 2018 turun US$ 3,5 miliar (2,6%) menjadi US$ 114,8 miliar dari bulan sebelumnya. Penurunan ini merupakan yang terbesar dalam tujuh bulan terakhir dan yang kedelapan kalinya sepanjang tahun ini.

Baca selengkapnya

Langkah bank sentral dalam menjaga nilai tukar rupiah agar tidak terlalu fluktuatif serta untuk pembayaran utang pemerintah yang jatuh tempo telah menyedot cadangan devisa. Dalam  delapan bulan terakhir cadangan devisa BI telah menyusut US$ 17,13 miliar atau sekitar Rp 260 triliun dengan kurs Rp 15.200/dolar AS.

Meskipun mengalami penurunan, posisi cadangan devisa BI masih cukup tinggi, yakni masih mampu untuk membiayai 6,5 bulan impor setara 6,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah yang jatuh tempo. Angka tersebut di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.

Tampilkan minimal

Jumlah dan Naik/Turun Cadangan Devisa BI (Jan-Sep 2018)

 
  • Sumber

    Bank Indonesia

  • Rilis

    Bank Indonesia 5 Okt 2018

  • Informasi lain

    Bank Indonesia

  • Embed Chart

Baca Juga

Statistik Lainnya