Sulawesi Barat, Provinsi Anak Menikah di Bawah Umur Terbanyak

10 Daerah dengan Pernikahan Bawah Umur Terbanyak (2008-2015)

Sumber : United Nations Childrens Fund (UNICEF), Badan Pusat Statistik (BPS), 2016

Disalin..

4/1/2018, 07.46 WIB

Perkawinan anak perempuan di bawah umur atau sebelum 18 tahun paling banyak terjadi di Sulawesi Barat. Berdasarkan kajian dari UNICEF dan BPS, dalam rentang 2008 hingga 2015 terdapat 36,2 persen anak yang menikah di bawah umur di wilayah tersebut. Wilayah selanjutnya terjadi pernikahan usia dini terbanyak adalah Kalimantan Tengah (35,5 persen), Gorontalo (34,6 persen), dan Kalimantan Selatan (33,3 persen).

Dalam kajian ini disebutkan sekitar 1,3 juta atau satu dari empat anak perempuan Indonesia menikah di bawah umur 18 tahun pada 2012. Kemiskinan menjadi faktor utama penyebab terjadinya pernikahan dini. Anak perempuan dari kelompok rumah tangga miskin berpotensi dua kali lebih besar untuk menikah muda. Selain itu, anak perempuan yang tinggal di wilayah perdesaan juga 1,5 kali lebih tinggi berpotensi menikah sebelum memasuki usia dewasa.

Pernikahan di bawah umur berdampak pada penurunan tingkat ekonomi. Studi ini menyebutkan, perkawinan usia dini menyebabkan penurunan PDB setidaknya 1,7 persen pada 2014. Selain itu pernikahan anak juga akan menyebabkan penurunan tingkat pendidikan. Anak perempuan yang telah menikah sebelum 18 tahun enam kali berpotensi tidak menyelesaikan pendidikan tingkat menengahnya (SMP dan SMA).

data terkait

Anda memiliki 4 kuota artikel lagi hari ini. Silakan masuk atau mendaftar terlebih dahulu untuk mengakses seluruh artikel dan beberapa fitur lainnya.