Kredit Bermasalah Pemilikan Ruko di Atas 4%

Kredit Bermasalah (NPL) Bukan Lapangan Usaha per Maret 2017

Sumber : Otoritas Jasa Keuangan (OJK), 2017

Disalin..

30/5/2017, 05.56 WIB

Kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) pemilikan rumah toko (Ruko) atau rumah kantor (Rukan) tertinggi dibandingkan dengan kredit bukan lapangan usaha lainnya. Data Statistik Perbankan Indonesia dari Otoritas Jasa Keuangan per Maret 2017 meningkat menjadi 4,32 persen dari 3,42 persen pada Maret 2016. Lesunya perekonomian domestik yang diikuti turunnya permintaan sewa ruko membuat kemampuan masyarakat untuk membayar cicilan dan bunga pemilikan Ruko ikut menurun.

NPL pemilikan rumah tinggal pada Maret 2017 juga meningkat menjadi 2,78 persen dari posisi Maret 2016 sebesar2,59 persen. Demikian pula kredit seret untuk pemilikan apartemen atau flat juga naik menjadi 2,36 persen dari posisi Maret 2016 hanya 1,58 persen.

Sementara NPL pemilikan kendaraan bermotor, pemilikan peralatan rumah tangga (termasuk kredit multiguna), serta kredit bukan lapangan usaha lainnya justru mengalami penurunan. Turunnya daya beli masyarakat membuat konsumen cenderung menunda niatnya untuk memiliki kendaraan maupun peralatan rumah tangga baru.

data terkait

Anda memiliki 4 kuota artikel lagi hari ini. Silakan masuk atau mendaftar terlebih dahulu untuk mengakses seluruh artikel dan beberapa fitur lainnya.