Jawa-Bali Serap 75 Persen Listrik Indonesia Pada 2014

1
Tim Riset dan Publikasi 16/08/2016 18:27 WIB
Image Loader
Memuat...
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Pada 2014, Perusahaan Listrik Negara mencatatkan penjualan listrik 197.3 tera watt per jam. Jawa-Bali menjadi kawasan yang menggunakan 76 persen listrik tersebut. Jawa-Bali merupakan sistem kelistrikan yang menghubungkan listrik di wilayah Jawa, Madura dan Bali. Pulau Bali menjadi lokasi dengan permintaah listrik paling tinggi. Kondisi ini sejalan dengan rata-rata kemajuan pariwisata yang mencapai 15 persen per tahun. Pertumbuhan pariwisata membuka peluang penetrasi listrik bagi PLN. Selain berasal dari pembangkit di wilayah Bali, listrik di Bali juga berasal dari Pulau Jawa. Sejak Juni 2014, PLN mengalirkan listrik tersebut melalui dua buah jalur kabel sepanjang Banyuwangi-Gilimanuk dengan Saluran Kabel Laut Tegangan Tinggi (SKLT) bawah laut.

Data Pasar

Macro update by
15 August 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Jul) 2,88% -0.46
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.828 -0.14
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Jun) -450,50 -72.02
Ekspor Migas (Jun) 1,07 +40.52
Impor Migas (Jun) 4,56 +0.96
Ekspor (Jun) 25,46 +9.72
Impor (Jun) 25,91 +4.41
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...