Angkutan Kargo Garuda Indonesia 2015 Turun 13 Persen

08/08/2016 16:36 WIB
Image Loader
Memuat...
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Tumbuhnya jumlah penumpang Garuda Indonesia grup pada 2015 ternyata tidak mampu diikuti oleh angkutan kargo. Jumlah kargo yang di angkut baik Garuda maupun Citilink pada 2015 justru mengalami penurunan 12,9 persen menjadi 351,7 ribu ton dibandingkan tahun sebelumnya mencapai 404 ribu ton.

Melambatnya perekonomian domestik maupun global telah memukul kinerja angkutang kargo maskapai penerbangan milik negara. Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika dan mata uang kawasan Asia Tenggara lainnya membuat lalu lintas barang berkurang karena harga barang menjadi lebih mahal. Mulai stabilnya nilai tukar rupiah seiring tumbuhnya perekonomian domestik serta maraknya belanja online dapat mendorong kembali tumbuhnya jumlah angkutan kargo tahun ini.

Data Pasar

Macro update by
12 August 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Jul) 2,88% -0.46
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.864 +0.19
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Jun) -450,50 -72.02
Ekspor Migas (Jun) 1,07 +40.52
Impor Migas (Jun) 4,56 +0.96
Ekspor (Jun) 25,46 +9.72
Impor (Jun) 25,91 +4.41
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...