Pendapatan Disney Plus Naik Jadi US$1,44 Miliar pada Kuartal III-2021
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Layanan streaming video Disney Plus meraih pendapatan sebesar US$1,44 miliar pada kuartal III-2021. Jumlah ini naik 16,13% dibandingkan kuartal II-2021, dan meningkat hingga 80,9% jika dibandingkan kuartal yang sama tahun 2020.
Saat ini Disney Plus memiliki sekitar 118 juta pelanggan. Pangsa pasar terbesarnya berasal dari gabungan kawasan India dan beberapa negara di Asia Tenggara, gabungan kawasan Amerika Serikat dan Kanada, serta gabungan wilayah internasional lainnya.
Disney Plus adalah layanan streaming yang diluncurkan oleh raksasa hiburan Amerika Serikat pada November 2019. Layanan ini merupakan bagian dari bisnis Disney, yang juga mencakup ESPN+, Hulu, dan Hotstar.
Saat baru diluncurkan, Disney Plus menawarkan konten yang jauh lebih sedikit daripada pesaingnya seperti Netflix atau Amazon. Namun, Disney Plus mengklaim dapat bersaing dari segi kualitas tayangan dengan menggandeng studio-studio film besar sepertti Pixar, Lucasfilm, dan Marvel.
(Baca Juga: Peningkatan Waktu Menonton Video Streaming di Indonesia Tertinggi Global pada 2021)
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 18 | +0.30 | |
| Neraca perdagangan (Mar) | 3,32 | +160.82 | |
| Ekspor Migas (Mar) | 1,28 | +18.60 | |
| Impor Migas (Mar) | 3,17 | +58.74 | |
| Ekspor (Mar) | 22,53 | +1.62 | |
| Impor (Mar) | 19,21 | -8.08 | |
| Kunjungan Wisman (Feb) | 1,16 | -2.42 | |
| Inflasi yoy (Apr) | 2,42% | -1.06 | |
| Inflasi mom (Apr) | 0,13% | -0.28 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| NTP (Apr) | 112,29 | +0.43 |