Produksi durian di Nusa Tenggara Timur tumbuh -13.23%. Angka ini turun dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat 3.714 ton data per 2023. Menurut rekam jejaknya, pertumbuhan tertinggi di provinsi ini sebelumnya pernah terjadi pada 2000 sebesar 180,7%. Sedangkan rata-rata enam tahun terakhir pertumbuhan mencapai 32,01%.
Daftar 10 Terbesar:
(Baca: Rata-Rata Upah atau Gaji Bersih Sebulan Pekerja Formal Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib di Nusa Tenggara Timur | 2025)
Rata-rata produksi durian di Indonesia saat ini sebesar 54,47 ribu ton data per 2023. Hanya sebagian kecil saja provinsi, kondisi saat ini terlihat lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Jawa Timur berada di urutan pertama. Di provinsi ini, Kementerian Pertanian mencatat jumlah produksi durian sebanyak 488,36 ribu ton. Perkembangan data tahunan di wilayah ini naik 16,3% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
(Baca: Produk Utama yang Diekspor Indonesia ke Mauritania. pada 2023)
Menyusul di urutan berikutnya adalah Jawa Tengah. Jumlah produksi durian di provinsi ini dilaporkan 197,96 ribu ton. Sedangkan untuk statistik tahunan jumlah produksi durian terlihat naik 8,94% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 181,71 ribu ton.
Berikutnya, Jawa Barat dengan produksi durian 158,69 ribu ton (naik 97,54%), produksi durian di Sumatera Utara naik 15,06% menjadi 137,35 ribu ton dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya dan produksi durian di Sulawesi Selatan naik 48,88% menjadi 88.969 ton dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya
Berikut ini sepuluh provinsi dengan produksi durian tertinggi pada 2023:
- Jawa Timur 488,36 ribu ton
- Jawa Tengah 197,96 ribu ton
- Jawa Barat 158,69 ribu ton
- Sumatera Utara 137,35 ribu ton
- Sulawesi Selatan 88.969 ton
- Banten 86.677 ton
- Sulawesi Tengah 74.326 ton
- Sumatera Barat 65.269 ton
- Aceh 61.220 ton
- Kalimantan Barat 53.841 ton