Menurut publikasi Badan Pusat Statistik (BPS), data per Juni 2025, PDRB ADHK sektor penyediaan akomodasi dan makan minum jika ditotal untuk 10 provinsi teratas besarnya mencapai Rp108,37 triliun. Nilai dari jumlah 10 provinsi tersebut, proporsinya mencapai 89,83% dari total seluruh provinsi.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Jawa Timur tercatat dengan PDRB ADHK sektor penyediaan akomodasi dan makan minum terbanyak, yaitu Rp29,51 triliun. PDRB ADHK sektor penyediaan akomodasi dan makan minum di Jawa Timur saat ini setara dengan 24,46% dari total seluruh provinsi.
(Baca: Jumlah Penduduk Laki-Laki yang Bekerja Periode 2015-2024)
Setelahnya DKI Jakarta di urutan kedua. Dibandingkan dengan periode yang sama kuartal sebelumnya, PDRB ADHK sektor penyediaan akomodasi dan makan minum di provinsi ini tumbuh 9,79%. Periode yang sama kuartal sebelumnya PDRB ADHK sektor penyediaan akomodasi dan makan minum di provinsi ini tercatat Rp28,45 triliun.
Selanjutnya, PDRB ADHK sektor penyediaan akomodasi dan makan minum di Jawa Barat naik 8,51% menjadi Rp13,52 triliun dibandingkan dengan periode yang sama kuartal sebelumnya, PDRB ADHK sektor penyediaan akomodasi dan makan minum di Jawa Tengah naik 9,42% menjadi Rp12,79 triliun dibandingkan dengan periode yang sama kuartal sebelumnya dan PDRB ADHK sektor penyediaan akomodasi dan makan minum di Bali naik 13,93% menjadi Rp9.000,59 miliar dibandingkan dengan periode yang sama kuartal sebelumnya
(Baca: PDRB ADHK Sektor Jasa Lainnya Periode 2013-2024)
Berikut ini sepuluh provinsi dengan PDRB ADHK sektor penyediaan akomodasi dan makan minum tertinggi pada Juni 2025:
- Jawa Timur Rp29,51 triliun
- DKI Jakarta Rp29,25 triliun
- Jawa Barat Rp13,52 triliun
- Jawa Tengah Rp12,79 triliun
- Bali Rp9.000,59 miliar
- Sumatera Utara Rp3.991,76 miliar
- Banten Rp3.784,91 miliar
- DI Yogyakarta Rp3.222,06 miliar
- Sumatera Selatan Rp1.790,81 miliar
- Sulawesi Selatan Rp1.504,57 miliar