- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perkembangan jumlah Sekolah SMA di Provinsi Sulawesi Tengah dari tahun 2018 hingga 2024 menunjukkan tren peningkatan stabil. Pada tahun 2018, jumlah sekolah SMA di provinsi ini adalah 217 unit, dan meningkat menjadi 238 unit pada tahun 2024. Dibandingkan tahun sebelumnya (2023) yang tercatat 234 unit, terjadi penambahan 4 unit sekolah. Secara nasional, peringkat jumlah sekolah SMA Sulawesi Tengah juga mengalami perbaikan, dari peringkat 22 pada 2018-2020 dan 2022, menjadi peringkat 21 pada tahun 2023 dan 2024.
(Baca: 0,00412% Penduduk di Kabupaten Banjarnegara Beragama Hindu)
Dari total 238 unit sekolah SMA di 2024, sebagian besar merupakan sekolah negeri yaitu 177 unit (sekitar 74,3% dari total), sedangkan sekolah swasta berjumlah 61 unit (sekitar 25,7%). Dibandingkan tahun 2023, jumlah sekolah negeri meningkat 0,6% dari 176 unit, sedangkan sekolah swasta mengalami kenaikan lebih signifikan sebesar 5,2% dari 58 unit. Pertumbuhan yang lebih tinggi pada sekolah swasta menunjukkan minat yang meningkat dalam penyelenggaraan pendidikan SMA swasta di provinsi ini.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Sumatera Selatan 2015 - 2024)
BPS juga mencatat bahwa jumlah penduduk usia sekolah SMA (16-18 tahun) di Sulawesi Tengah pada tahun 2023 adalah 154.647 jiwa, dengan peringkat nasional ke-22. Data tahun 2024 untuk indikator ini belum tersedia. Dibandingkan tahun 2022 yang tercatat 152.927 jiwa, jumlah penduduk usia sekolah ini sedikit meningkat. Meskipun jumlah sekolah SMA terus bertambah, Angka Partisipasi Murni (APM) SMA pada tahun 2024 mengalami penurunan sebesar 0,8% menjadi 65%, dari 66% pada tahun 2023.
Data pendukung dari BPS menunjukkan jumlah guru SMA di Sulawesi Tengah pada tahun 2024 mencapai 5.895 orang, naik 3,7% dibanding tahun 2023 yang sebesar 5.683 orang. Sebagian besar guru bekerja di sekolah negeri, yaitu 5.314 orang (naik 4,7% dari tahun sebelumnya), sedangkan guru di swasta berjumlah 581 orang (turun 4,1%). Jumlah siswa SMA pada tahun 2024 sedikit turun 0,4% menjadi 79.583 orang, dengan siswa negeri mendominasi sebesar 72.634 orang dan siswa swasta meningkat 2,5% menjadi 6.949 orang.