Jumlah Sekolah SMA di Kalimantan Tengah 2018 - 2024

1
Agus Dwi Darmawan 22/02/2026 14:31 WIB
Image Loader
Memuat...
Jumlah Sekolah SMA di Kalimantan Tengah 2018 - 2024
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perkembangan jumlah sekolah SMA di Kalimantan Tengah dari tahun 2018 hingga 2024 menunjukkan tren peningkatan stabil. Pada tahun 2024, jumlah sekolah SMA mencapai 248 unit, mengalami penambahan 3 unit dibandingkan tahun sebelumnya (2023) yang sebesar 245 unit. Secara nasional, Kalimantan Tengah tetap berada di peringkat ke-19 untuk jumlah sekolah SMA pada tahun 2024, sama seperti tiga tahun sebelumnya.

(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Sulawesi Selatan 2018 - 2024)

Dari jumlah tersebut, sekolah SMA negeri mendominasi dengan 182 unit (sekitar 73,4% dari total), sedangkan SMA swasta sebanyak 66 unit (sekitar 26,6%). Dibandingkan tahun 2023, SMA negeri mengalami peningkatan 1 unit (pertumbuhan 0,6%), sementara SMA swasta tumbuh lebih signifikan dengan penambahan 2 unit (pertumbuhan 3,1%).

Perbandingan jumlah sekolah dengan penduduk usia sekolah 16-18 tahun menunjukkan terdapat celah antara pertumbuhan kedua indikator. Menurut BPS, pada tahun 2023, jumlah penduduk usia tersebut di Kalimantan Tengah sebesar 141.143 orang, naik dari 135.300 orang pada tahun 2018. Secara nasional, provinsi ini berada di peringkat ke-23 pada tahun 2023, naik satu tingkat dari peringkat ke-24 selama lima tahun sebelumnya. Data penduduk usia sekolah 2024 belum tersedia.

(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Perawatan Kulit di Kab. Karang Asem 2018 - 2024)

Data pendukung BPS juga menunjukkan peningkatan kualitas akses dan sumber daya pendidikan SMA di Kalimantan Tengah tahun 2024. Angka Partisipasi Murni (APM) SMA mencapai 58%, naik 4,4% dari tahun 2023. Jumlah guru SMA sebesar 5.278 orang, tumbuh 2,5% dibandingkan tahun sebelumnya. Guru dan kepala sekolah SMA negeri lebih banyak dengan 4.584 orang (pertumbuhan 2,7%) dibandingkan SMA swasta yang sebesar 694 orang (pertumbuhan 1,2%), mencerminkan fokus pengembangan sekolah negeri sebagai pilar utama pendidikan SMA di provinsi ini.

Data Populer

Loading...