Jumlah Sekolah SMA di Kep. Bangka Belitung 2018 - 2024
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat data historis jumlah sekolah SMA di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menunjukkan tren peningkatan sejak tahun 2022. Pada tahun 2024, jumlah sekolah SMA mencapai 77 unit, mengalami penambahan 3 unit dibandingkan tahun 2023 yang sebesar 74 unit. Dari tahun 2018 hingga 2021, jumlah sekolah SMA tetap stabil di sekitar 70 unit, kecuali tahun 2020 yang sedikit turun menjadi 69 unit. Secara nasional, urutan jumlah sekolah SMA Provinsi Kep. Bangka Belitung pada 2024 berada di peringkat 32, sama dengan sebagian besar tahun sebelumnya kecuali 2023 yang berada di peringkat 31.
(Baca: Angka Partisipasi Murni (APM) Sd/Sederajat di Sulawesi Barat | 2025)
Data pendukung BPS menunjukkan, pada tahun 2024, jumlah sekolah SMA Negeri di Provinsi Kep. Bangka Belitung tetap 47 unit, tidak mengalami perubahan dibandingkan tahun 2023. Sebaliknya, jumlah sekolah SMA Swasta meningkat menjadi 30 unit, naik 3 unit dari tahun 2023 yang sebesar 27 unit (pertumbuhan 11,1 persen). Secara persentase, sekolah SMA Negeri mendominasi dengan 61 persen dari total sekolah SMA, sedangkan SMA Swasta menyumbang 39 persen, meskipun pertumbuhannya lebih cepat dibandingkan negeri.
Dibandingkan dengan jumlah penduduk usia sekolah SMA (16-18 tahun), data tahun 2023 terbaru menunjukkan terdapat 76.110 orang anak usia tersebut di Provinsi Kep. Bangka Belitung. Tren jumlah penduduk ini mengalami peningkatan lambat sejak tahun 2018 (72.800 orang) hingga 2023. Secara nasional, urutan jumlah penduduk usia sekolah SMA Provinsi ini berada di peringkat 32 pada tahun 2023, turun dari peringkat 31 pada tahun-tahun sebelumnya.
(Baca: 10 Provinsi dengan Harga Bawang Putih Paling Mahal (Jumat, 10 April 2026))
Data pendukung juga mencatat jumlah guru SMA di Provinsi Kep. Bangka Belitung tahun 2024 mencapai 1.905 orang, mengalami pertumbuhan 4,2 persen dibandingkan tahun 2023 (1.828 orang). Jumlah kepala sekolah dan guru SMA Negeri tahun 2024 sebesar 1.534 orang (pertumbuhan 2,7 persen), sedangkan SMA Swasta sebesar 371 orang (pertumbuhan 10,7 persen). Pertumbuhan guru di swasta lebih tinggi, sejalan dengan peningkatan jumlah sekolah swasta.
Selain itu, Angka Partisipasi Murni (APM) SMA tahun 2024 mencapai 61 persen, naik 1,6 persen dari tahun 2023. Jumlah siswa SMA tahun 2024 sebesar 33.268 orang (pertumbuhan 5,8 persen), dengan siswa negeri 28.276 orang (4,2 persen) dan swasta 4.992 orang (15,4 persen). Peningkatan jumlah sekolah dan guru sejalan dengan peningkatan siswa, meskipun APM masih memiliki ruang untuk diperbaiki agar lebih banyak anak usia SMA dapat bersekolah.