Indonesia membukukan impor dengan Slovakia sebesar US$ 18,8 juta data per Desember 2020. Nilai tersebut semakin jatuh 15,93% dibandingkan impor tahun sebelumnya yang tercatat sebesar US$ 22,36 juta.
Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Slovakia, impor dalam 10 tahun terakhir dalam tren naik. Terendah impor Indonesia adalah US$ 9,02 juta dan untuk impor tertinggi di angka US$ 26,63 juta.
Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diimpor dari Slovakia, 0,03 ribu produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Kebanyakan produk impor dari tempat ini, merupakan impor produk yang juga banyak diimpor dari negara lain yang jumlahnya tercatat ada 0,04 ribu produk.
- Mesin, peralatan mekanis, reaktor nuklir, boiler
Masuk dalam kode HS 84, Mesin, peralatan mekanis, reaktor nuklir, boiler merupakan kelompok produk barang impor yang dikategorikan bersama dengan dan bagiannya. Impor produk ini dari Slovakia berada di urutan pertama. Dari negara ini, Indonesia mengimpor senilai US$ 10.394 ribu. Nilai impor Mesin, peralatan mekanis, reaktor nuklir, boiler;bagiannya ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 12.448 ribu.
- Mesin dan peralatan listrik dan bagian -bagiannya
Masuk dalam kode HS 85, Mesin dan peralatan listrik dan bagian -bagiannya merupakan kelompok produk barang impor yang dikategorikan bersama dengan dan Perekam dan reproduksi suara, televisi.. Dari negara ini, Indonesia mengimpor senilai US$ 2.156 ribu.
- Optik, fotografi, sinematografi, pengukuran, pemeriksaan, presisi, medis atau bedah..
Indonesia juga banyak mengimpor Optik, fotografi, sinematografi, pengukuran, pemeriksaan, presisi, medis atau bedah.. dari Slovakia. Nilai impor produk ini senilai US$ 1.741 ribu. Jumlah ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 2.113 ribu. Selain Slovakia, Indonesia juga mengandalkan impor Optik, fotografi, sinematografi, pengukuran, pemeriksaan, presisi, medis atau bedah.. dari Cina, Amerika Serikat, Jepang, Singapura dan Jerman. Selain negara utama tersebut, Indonesia tercatat mengimpor produk ini dari 111 negara lainnya.
- Kendaraan selain stok kereta api atau trem, dan suku cadang dan aksesorinya
Di urutan berikutnya , Indonesia banyak mengimpor Kendaraan selain stok kereta api atau trem, dan suku cadang dan aksesorinya dari Slovakia. Nilai impor produk ini tercatat senilai US$ 1.030 ribu. Jumlah ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 1.308 ribu. Impor Kendaraan selain stok kereta api atau trem, dan suku cadang dan aksesorinya dari Slovakia tercatat berada di urutan 40. Selain negara tersebut, impor terbesar Kendaraan selain stok kereta api atau trem, dan suku cadang dan aksesorinya berasal dari Jepang, Cina, Thailand, India dan Brazil. Indonesia juga tercatat mengimpor produk ini dari 84 negara. .
- Artikel besi atau baja
Produk ini diperoleh dengan mendatangkannya dari 101 negara. Impor Artikel besi atau baja dari negara ini berada di urutan 41. Pada 2020, Indonesia tercatat melakukan impor US$ 610 ribu. Lima negara lain yang menjadi sumber impor Artikel besi atau baja adalah Cina, Jepang, Korea, Republik, Singapura dan Jerman.