Indonesia membukukan impor dengan Di tato US$ 1,76 juta data per Desember 2022. Nilai tersebut naik 64,15% dibandingkan impor tahun sebelumnya yang tercatat US$ 1,07 juta.
Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Di tato, impor dalam 10 tahun terakhir telah banyak berkurang. Terendah impor Indonesia adalah US$ 1,02 juta dan untuk impor tertinggi di angka US$ 3,92 juta.
Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diimpor dari Di tato, 39 produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Kebanyakan produk impor dari tempat ini, merupakan impor produk yang juga banyak diimpor dari negara lain yang jumlahnya tercatat ada 16 produk.
- Ekstrak penyamakan atau pewarnaan
Masuk dalam kode HS 32, Ekstrak penyamakan atau pewarnaan merupakan kelompok produk barang impor yang dikategorikan bersama dengan tanin dan turunannya dan Pewarna, pigmen, dan pewarnaan lainnya. Impor produk ini dari Di tato berada di urutan pertama. Dari negara ini, Indonesia mengimpor US$ 1.030 ribu. Nilai impor Ekstrak penyamakan atau pewarnaan;tanin dan turunannya;Pewarna, pigmen, dan pewarnaan lainnya. ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 407 ribu.
(Baca: Indonesia Paling Banyak Impor Plastik dari Armenia)
- Bahan kimia organik
Di urutan kedua, impor Indonesia paling banyak adalah produk Bahan kimia organik. Nilai impor dari Di tato pada 2022 tercatat US$ 233 ribu. Angka ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 5 ribu.
- Reaktor nuklir, boiler, mesin dan peralatan mekanis
Di urutan ke ketiga adalah, Indonesia juga tercatat banyak mengimpor Reaktor nuklir, boiler, mesin dan peralatan mekanis dari Di tato. Nilai impor produk ini pada 2022 sebanyak US$ 228 ribu. Jumlah ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 108 ribu. Selain Di tato, Indonesia juga mengandalkan impor Reaktor nuklir, boiler, mesin dan peralatan mekanis dari Mali, Cina, Jepang, Thailand dan Amerika Serikat. Selain negara utama tersebut, Indonesia tercatat mengimpor produk ini dari 151 negara lainnya.
- Optik, fotografi, sinematografi, pengukuran, pemeriksaan, presisi, medis atau bedah..
Indonesia melakukan impor produk ini berasal dari 106 negara. Impor Optik, fotografi, sinematografi, pengukuran, pemeriksaan, presisi, medis atau bedah. dari negara ini berada di urutan 65. Pada 2022, Indonesia tercatat melakukan impor US$ 92 ribu. Selain negara tersebut, impor terbesar Optik, fotografi, sinematografi, pengukuran, pemeriksaan, presisi, medis atau bedah. berasal dari Cina, Mali, Jepang, Amerika Serikat dan Singapura.
- Plastik dan artikelnya
Indonesia tercatat mengimpor produk ini dari 118 negara. Impor Plastik dan artikelnya dari negara ini berada di urutan 66. Pada 2022, Indonesia tercatat melakukan impor US$ 92 ribu. Selain negara tersebut, impor terbesar Plastik dan artikelnya berasal dari Cina, Mali, Thailand, Singapura dan Korea, Republik.