Indonesia membukukan ekspor dengan Tunisia US$ 169,551 ribu data per Desember 2022. Nilai tersebut naik 68,39% dibandingkan ekspor tahun sebelumnya yang tercatat US$ 100,688 ribu.
Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Tunisia, ekspor dalam 10 tahun terakhir dalam tren naik. Tahun 2022 merupakan catatan sejarah dengan rekor nilai ekspor tertinggi.
Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diekspor ke Tunisia, 38 produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Kebanyakan produk ekspor ke tempat ini, merupakan ekspor produk yang juga banyak diekspor ke negara lain yang jumlahnya tercatat ada 43 produk.
Berikut ini adalah daftar lima produk utama yang diekspor Indonesia ke Tunisia. Urutan ini disusun mulai dari transaksi dengan nilai yang terbesar.
- Lemak dan minyak hewan, sayuran atau mikroba dan produk belahannya
Masuk dalam kode HS 15, Lemak dan minyak hewan, sayuran atau mikroba dan produk belahannya merupakan kelompok produk barang ekspor yang dikategorikan bersama dengan Disiapkan lemak yang dapat dimakan dan . Ekspor produk ini ke Tunisia berada di urutan pertama. Dari negara ini, Indonesia mengekspor sebanyak US$ 111,537 ribu. Nilai ekspor Lemak dan minyak hewan, sayuran atau mikroba dan produk belahannya;Disiapkan lemak yang dapat dimakan;. ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 79.404 ribu.
- Bahan kimia anorganik
Masuk dalam kode HS 28, Bahan kimia anorganik merupakan kelompok produk barang ekspor yang dikategorikan bersama dengan dan Senyawa organik atau anorganik dari logam mulia, dari logam langka-bumi ,. Indonesia mengekspor sebanyak US$ 23.644 ribu.
- Kendaraan selain kereta api atau trem rolling stock, dan suku cadang dan aksesorinya
Indonesia melakukan ekspor produk ini dengan tujuan ke 167 negara. Ekspor Kendaraan selain kereta api atau trem rolling stock, dan suku cadang dan aksesorinya ke negara ini berada di urutan 49. Pada 2022, Indonesia tercatat melakukan ekspor senilai US$ 14.918 ribu. Selain negara tersebut, ekspor terbesar Kendaraan selain kereta api atau trem rolling stock, dan suku cadang dan aksesorinya dengan tujuan ke Filipina, Vietnam, Thailand, Arab Saudi dan Jepang.
- Mesin dan peralatan listrik dan bagiannya
Selain itu Masuk dalam kode HS 85, Mesin dan peralatan listrik dan bagiannya merupakan kelompok produk barang ekspor yang dikategorikan bersama dengan dan Perekam dan reproduksi suara, televisi. Indonesia mengekspor US$ 9.680 ribu. Indonesia melakukan ekspor produk ini dengan tujuan ke 164 negara. Ekspor Mesin dan peralatan listrik dan bagiannya ke Tunisia tercatat berada di urutan 50. Lima negara lain yang menjadi sumber ekspor Mesin dan peralatan listrik dan bagiannya adalah Singapura, Amerika Serikat, Jepang, Korea, Republik dan Hong Kong, Cina.
- Filamen buatan manusia
Untuk produk Masuk dalam kode HS 54, Filamen buatan manusia merupakan kelompok produk barang ekspor yang dikategorikan bersama dengan dan strip dan seperti bahan tekstil buatan manusia. Indonesia mengekspor senilai US$ 2.734 ribu. Data Trademap memperlihatkan aktivitas dagang Indonesia mengekspor Filamen buatan manusia ke 98 negara. Ekspor Filamen buatan manusia ke negara ini berada di urutan 34. Lima negara lain yang menjadi sumber ekspor Filamen buatan manusia adalah Uni Emirat Arab, Jepang, Thailand, India dan Amerika Serikat.