Provinsi Papua pada Januari 2026 mencatatkan volume ekspor total sebesar 276,94 ribu ton. Sedangkan untuk ekspor menurut kelompok barang kode SITC (Standard International Trade Classification) 72 mesin industri tertentu/kausus, provinsi ini pada Januari 2026 mencatatkan volume yang turun menjadi 20 ton.
Turunnya nilai ekspor ini melanjutkan tren kondisi lima bulan terakhir yang sedang turun. Bank Indonesia (BI) melaporkan, volume ekspor bulanan pada Januari 2025 silam yang tercatat lebih tinggi yakni 80 ton.
(Baca: Provinsi Sumatera Utara Ekspor 160 Ton Aparat Fotografi dan Perlengkapan Dsb)
Papua dalam rekap dokumen pabean impor mencatatkan 21 kelompok barang yang di ekspor dari provinsi ini. Barang-barang tersebut dikelompokkan dalam SITC 2 digit. Kelompok barang dengan volume ekspor tertinggi yakni volume ekspor SITC kode 24 kayu dan gabus .
(Baca: Provinsi Nusa Tenggara Timur Ekspor 570,45 Ribu Ton Minuman)
Data historis 10 bulan terakhir, ekspor dari Papua dengan volume tertinggi pernah dicatatkan pada Juni 2025 sebesar 2.170 ton dan terendahnya terjadi pada September 2025 dengan volume ekspor 0 ton.
Berikut ini adalah ekspor dari provinsi Papua menurut kode SITC 2 digit dengan volume ekspor tertinggi per Januari 2026:
- SITC kode 24 kayu dan gabus 2,17 juta ton
- SITC kode 24 kayu dan gabus 2,17 juta ton
- SITC kode 63 barang-barang kayu dan gabus 1 juta ton
- SITC kode 63 barang-barang kayu dan gabus 1 juta ton
- SITC kode 66 barang-barang dari mineral bukanligam 125,35 ribu ton
- SITC kode 66 barang-barang dari mineral bukanligam 125,35 ribu ton
- SITC kode lain lain 112,22 ribu ton
- SITC kode lain lain 112,22 ribu ton
- SITC kode 55 minyak atsiri dan bahan wangi-wangian 11,84 ribu ton
- SITC kode 55 minyak atsiri dan bahan wangi-wangian 11,84 ribu ton