Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Padang Pariaman Capai 7,29% pada 2025

1
Irfan Fadhlurrahman 23/06/2026 13:15 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kabupaten Padang Pariaman Provinsi Sumatera Barat (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat sebesar 7,29% pada 2025.

Angka tersebut turun 1,39% dari tahun sebelumnya sebesar 8,68%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir naik 1,74%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kabupaten Padang Pariaman lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata nasional.

Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kabupaten Padang Pariaman yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 7,29% dari total penduduk.

Dibandingkan dengan 18 kabupaten/kota lain di Provinsi Sumatera Barat, PoU di Kabupaten Padang Pariaman ada di urutan ke-8. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kabupaten Sawahlunto/sijunjung (6,17%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Kepulauan Mentawai (10,03%).

Berikut ini daftar PoU terendah di 10 kabupaten/kota Provinsi Sumatera Barat pada 2025.

  1. Kabupaten Sawahlunto/sijunjung: 6,17%
  2. Kabupaten Dharmasraya: 6,37%
  3. Kabupaten Lima Puluh Kota: 6,57%
  4. Kabupaten Solok: 6,59%
  5. Kabupaten Pasaman Barat: 7,15%
  6. Kota Pariaman: 7,18%
  7. Kabupaten Solok Selatan: 7,19%
  8. Kabupaten Padang Pariaman: 7,29%
  9. Kota Solok: 7,35%
  10. Kota Payakumbuh: 7,53%

(Baca: Belanja Ketahanan Pangan Indonesia Melesat 147% per April 2026)

Data Pasar

Macro update by
23 June 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Mei) 3,08% +0.66
Inflasi mom (Mei) 0,28% +0.15
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.857 -0.06
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Apr) 89,10 -97.32
Ekspor Migas (Apr) 1,16 -9.81
Impor Migas (Apr) 4,60 +45.09
Ekspor (Apr) 25,30 +12.32
Impor (Apr) 25,21 +31.28
Kunjungan Wisman (Apr) 1,25 +14.75
NTP (Mei) 113,79 +1.34

Data Populer

Loading...