Badan Pusat Statistik (BPS) mengestimasi rata-rata persentase penduduk yang memiliki jaminan kesehatan perusahaan/perkantoran di perkotaan dan perdesaan di Indonesia mencapai 2,19%. Adapun persentase tertinggi yakni 5,6% dan provinsi dengan persentase terendah di angka 0,03%.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Jembrana Periode 2004 - 2024)
Urutan pertama adalah Kalimantan Timur, wilayah ini mencatatkan hingga 5,6%. Provinsi ini mencatatkan peningkatan 0,62% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Setelahnya DKI Jakarta di urutan kedua. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, persentase penduduk yang memiliki jaminan kesehatan perusahaan/perkantoran di perkotaan dan perdesaan di provinsi ini tumbuh 4,81%. persentase penduduk yang memiliki jaminan kesehatan perusahaan/perkantoran di perkotaan dan perdesaan di provinsi ini dilaporkan 4,81%. Adapun untuk periode sebelumnya tercatat sebanyak 5,88%.
Berikutnya, persentase penduduk yang memiliki jaminan kesehatan perusahaan/perkantoran di perkotaan dan perdesaan di Banten tercatat di angka 4,5%, Riau dengan persentase penduduk yang memiliki jaminan kesehatan perusahaan/perkantoran di perkotaan dan perdesaan 4,26% dan Kalimantan Tengah dengan persentase penduduk yang memiliki jaminan kesehatan perusahaan/perkantoran di perkotaan dan perdesaan 4%
(Baca: 29,23% Penduduk di Kabupaten Sumba Tengah Masuk Kategori Miskin)
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi dengan persentase penduduk yang memiliki jaminan kesehatan perusahaan/perkantoran di perkotaan dan perdesaan persentase tertinggi:
- Kalimantan Timur 5,6 %
- DKI Jakarta 4,81 %
- Banten 4,5 %
- Riau 4,26 %
- Kalimantan Tengah empat %
- Kep. Riau 3,89 %
- Jawa Barat 3,16 %
- Sumatera Utara 3,15 %
- Papua 2,88 %
- Kalimantan Selatan 2,85 %