Indonesia Paling Banyak Impor Reaktor Nuklir dari Belanda pada 2023

1
Agus Dwi Darmawan 17/03/2026 11:11 WIB
Image Loader
Memuat...
Produk Utama yang Diimpor Indonesia dari Belanda pada 2023
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Indonesia membukukan impor dengan Belanda. sebesar US$ 945,84 juta data per Desember 2023. Nilai tersebut naik 10,56% dibandingkan impor tahun sebelumnya yang tercatat sebesar US$ 855,5 juta.

Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Belanda. impor dalam 10 tahun terakhir dalam tren naik. Terendah impor Indonesia adalah US$ 723,62 juta dan untuk impor tertinggi di angka US$ 1,24 miliar.

(Baca: Impor Reaktor Nuklir Indonesia dari Swedia. Naik Menjadi US$ 223,2 Juta)

Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diimpor dari Belanda. 70 produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Selain itu menurut data Trademap, dari negara ini terdapat 87 produk utama Indonesia yang diimpor setiap tahun. Artinya, ada ketergantungan cukup besar untuk produk-produk impor tersebut. Lainnya, sebagian besar produk merupakan impor produk yang juga banyak diimpor dari negara lain.

Berikut ini adalah daftar lima produk utama yang diimpor Indonesia dari Belanda. Urutan ini disusun mulai dari transaksi dengan nilai yang terbesar.

  1. Reaktor nuklir, boiler, mesin, dan peralatan mekanik
  2. Di urutan pertama, Indonesia banyak mengimpor Reaktor nuklir, boiler, mesin, dan peralatan mekanik. Dalam klasifikasi tradmap, Reaktor nuklir, boiler, mesin, dan peralatan mekanik masuk kategori produk HS dengan kode 84. Produk ini merupakan jenis barang impor yang dikelompokkan bersama dengan suku cadang.

    Pada 2023, Indonesia tercatat mengimpor senilai US$ 163,05 juta. Nilai impor Reaktor nuklir, boiler, mesin, dan peralatan mekanik; suku cadang. ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 140,61 juta.

  3. Plastik.
  4. (Baca: Produk Utama yang Diimpor Indonesia dari Serbia. pada 2023)

    Plastik. dengan kode HS 39. Dari negara ini, Indonesia mengimpor US$ 75,9 juta.

  5. Pulpa kayu atau bahan selulosa berserat lainnya
  6. Produk lainnya, Indonesia juga mengimpor senilai US$ 72,26 juta Pulpa kayu atau bahan selulosa berserat lainnya dari Belanda. Nilai impor produk ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 70.522 ribu. Impor Pulpa kayu atau bahan selulosa berserat lainnya yang terbesar saat ini masih berasal dari Belanda. Selain negara ini, lima negara terbesar yang menjadi sumber impor Pulpa kayu atau bahan selulosa berserat lainnya Indonesia adalah Amerika Serikat. Brasil. Kanada. Indonesia. dan Swedia..

  7. Mesin dan peralatan listrik serta suku cadangnya
  8. Selain itu, Indonesia banyak mengimpor Mesin dan peralatan listrik serta suku cadangnya dari Belanda. Nilai impor produk ini tercatat US$ 65,7 juta. Jumlah ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 55.072 ribu. Data Trademap memperlihatkan aktivitas dagang Indonesia mengimpor Mesin dan peralatan listrik serta suku cadangnya dari -4 negara. Impor Mesin dan peralatan listrik serta suku cadangnya dari negara ini merupakan yang terbesar. Negara lain yang masuk lima besar suplier produk impor ini ke Indonesia adalah China, Hong Kong, Tiongkok. Taipei, Tiongkok. Amerika Serikat. dan Jerman..

  9. Produk susu
  10. Impor Produk susu dari Belanda, saat ini merupakan yang terbesar. Dari negara ini, Indonesia melakukan impor senilai US$ 57,5 juta. Negara lainnya yang menjadi andalan impor Produk susu dengan nilai terbesar adalah Jerman. Selandia Baru. Prancis. dan Amerika Serikat.

Data Populer

Loading...