Ekspor Lemak dan Minyak Hewan Indonesia ke Aljazair. Turun Menjadi US$ 214,34 Juta
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Indonesia membukukan ekspor dengan Aljazair. senilai US$ 296,84 juta data per Desember 2023. Nilai tersebut semakin jatuh 1,84% dibandingkan ekspor tahun sebelumnya yang tercatat senilai US$ 302,41 juta.
Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Aljazair. ekspor dalam 10 tahun terakhir dalam tren naik. Terendah ekspor Indonesia adalah US$ 133,71 juta dan untuk ekspor tertinggi di angka US$ 481,23 juta.
(Baca: Persentase Fatality Rate Kasus DBD Periode 2015-2023)
Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diekspor ke Aljazair. 35 produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Selain itu menurut data Trademap, ke negara ini terdapat 39 produk utama Indonesia yang diekspor setiap tahun. Dengan kata lain, produk-produk tersebut merupakan andalan ekspor Indonesia ke Aljazair. Lainnya, sebagian besar produk merupakan ekspor produk yang juga banyak diekspor ke negara lain.
Berikut ini adalah daftar lima produk utama yang diekspor Indonesia ke Aljazair. Urutan ini disusun mulai dari transaksi dengan nilai yang terbesar.
- Lemak dan minyak hewan, sayuran, atau mikroba dan produk pemecahannya
- Kopi, teh, maté, dan rempah-rempah.
- Mesin dan peralatan listrik serta suku cadangnya
- Produk farmasi.
- Sabun, agen aktif permukaan organik, persiapan pencucian, persiapan pelumasan, buatan..
Di urutan pertama, Indonesia banyak mengekspor Lemak dan minyak hewan, sayuran, atau mikroba dan produk pemecahannya. Dalam klasifikasi tradmap, Lemak dan minyak hewan, sayuran, atau mikroba dan produk pemecahannya masuk kategori produk HS dengan kode 15. Produk ini merupakan jenis barang ekspor yang dikelompokkan bersama dengan lemak yang siap untuk dikonsumsi dan. .
Pada 2023, Indonesia tercatat mengekspor sebanyak US$ 214,34 juta. Nilai ekspor Lemak dan minyak hewan, sayuran, atau mikroba dan produk pemecahannya; lemak yang siap untuk dikonsumsi;. . ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 229,29 juta.
(Baca: Statistik Volume Ekspor SITC Kode 75 Mesin Kantor dan Pengolah Data Periode 2020-2025)
Kopi, teh, maté, dan rempah-rempah. dalam kategori produk dengan kode HS 09. Dari negara ini, Indonesia mengekspor sebanyak US$ 13,95 juta.
Di urutan ke ketiga adalah, Indonesia juga mengekspor sebanyak US$ 10,43 juta Mesin dan peralatan listrik serta suku cadangnya ke Aljazair. Nilai ekspor produk ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 8.314 ribu. Selain Aljazair. Indonesia juga mengandalkan ekspor Mesin dan peralatan listrik serta suku cadangnya ke China, Amerika Serikat. Hong Kong, Tiongkok. Jerman. dan Singapura. Selain negara utama tersebut, Indonesia tercatat mengekspor produk ini ke -4 negara lainnya.
Indonesia juga tercatat banyak mengekspor Produk farmasi. ke Aljazair. Nilai ekspor produk ini pada 2023 senilai US$ 9,98 juta. Jumlah ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 8.149 ribu. Tujuan ekspor Indonesia untuk memasarkan produk ini ada satu negara. Ekspor Produk farmasi. ke Aljazair. tercatat merupakan yang terbesar. Negara lain yang masuk lima besar tujuan ekspor adalah Amerika Serikat. Jerman. Belgia. Swiss. dan Cina..
Indonesia juga banyak mengekspor Sabun, agen aktif permukaan organik, persiapan pencucian, persiapan pelumasan, buatan.. ke Aljazair. Nilai ekspor produk ini senilai US$ 8,67 juta. Jumlah ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 4.563 ribu. Selain Aljazair. Indonesia juga mengandalkan ekspor Sabun, agen aktif permukaan organik, persiapan pencucian, persiapan pelumasan, buatan.. ke Jerman. Amerika Serikat. China, Fransa dan Inggris Raya. Selain negara utama tersebut, Indonesia tercatat mengekspor produk ini ke -4 negara lainnya.