Jumlah Sekolah SMA di Papua | 2024

1
Agus Dwi Darmawan 19/06/2026 18:28 WIB
Image Loader
Memuat...
Jumlah Sekolah SMA di Papua 2018 - 2024
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat data historis jumlah sekolah SMA di Provinsi Papua selama periode 2018 hingga 2024 menunjukkan fluktuasi tajam. Pada tahun 2024, tercatat terdapat 118 unit sekolah SMA, mengalami penambahan sebanyak 5 unit dibandingkan tahun 2023 yang hanya berjumlah 113 unit. Sebelum terjadi penurunan drastis pada tahun 2023, jumlah sekolah SMA di wilayah ini sempat terus tumbuh secara konsisten dari 229 unit pada 2018 hingga mencapai 256 unit pada tahun 2022.

(Baca: Statistik PDRB ADHB Sektor Asuransi dan Dana Pensiun Periode 2013-2025)

Dari total 118 unit sekolah SMA di tahun 2024, sebanyak 62 unit merupakan SMA Negeri sedangkan 56 unit sisanya adalah SMA Swasta. SMA Negeri mencatatkan pertumbuhan sebesar 8,8% atau penambahan 5 unit dibandingkan tahun 2023, sementara jumlah SMA Swasta stagnan tidak mengalami perubahan sama sekali. Secara proporsi, 52,5% sekolah SMA di Papua merupakan sekolah negeri, sedangkan 47,5% lainnya adalah sekolah swasta.

Berdasarkan catatan historis, jumlah penduduk usia sekolah 16-18 tahun di Papua pada tahun 2022 tercatat sebesar 192.702 jiwa, sebelum turun drastis menjadi 78.090 jiwa pada tahun 2023. Secara peringkat nasional, posisi Provinsi Papua untuk indikator jumlah penduduk usia sekolah SMA ini jatuh dari urutan 18 nasional pada tahun 2022 menjadi urutan 31 pada tahun 2023. Penurunan drastis ini terjadi bersamaan dengan anjloknya jumlah tercatat sekolah SMA di wilayah tersebut mulai tahun 2023.

(Baca: Statistik Populasi Sapi Potong Jantan yang Bisa Dipotong Periode 2013-2025)

Pada tahun 2024, jumlah guru SMA di Provinsi Papua tercatat sebanyak 2.396 orang, mengalami kenaikan sebesar 3,7% dibandingkan tahun 2023 berjumlah 2.310 orang. Jumlah kepala sekolah dan guru untuk SMA Negeri tumbuh sangat signifikan sebesar 11,1% menjadi 1.630 orang pada 2024, sebaliknya untuk SMA Swasta justru mengalami penurunan 9,1% menjadi hanya 766 orang. Tren ini menunjukkan pemusatan penambahan tenaga pendidik mayoritas terjadi pada sekolah negeri.

Meskipun terjadi pertumbuhan jumlah sekolah, guru dan siswa pada tahun 2024, angka partisipasi murni SMA di Papua diproyeksikan turun menjadi 56% pada tahun 2025, menurun 8,5% dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa penambahan sarana dan tenaga pendidik hingga saat ini belum mampu menahan penurunan akses serta minat pendidikan tingkat menengah atas di wilayah Provinsi Papua.

Data Pasar

Macro update by
29 June 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Mei) 3,08% +0.66
Inflasi mom (Mei) 0,28% +0.15
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.843 -0.24
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Apr) 89,10 -97.32
Ekspor Migas (Apr) 1,16 -9.81
Impor Migas (Apr) 4,60 +45.09
Ekspor (Apr) 25,30 +12.32
Impor (Apr) 25,21 +31.28
Kunjungan Wisman (Apr) 1,25 +14.75
NTP (Mei) 113,79 +1.34

Data Populer

Loading...